Varian Covid-19 Cicada Mulai Menyebar, Ini Fakta dan Risiko yang Perlu Diketahui

kompas.tv
12 jam lalu
Cover Berita
Ilustrasi Covid-19 varian cicada mulai meluas. (Sumber: Envato/stevanovicigor)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Varian baru COVID-19 kembali menjadi sorotan global. Kali ini, varian BA.3.2 dari virus SARS-CoV-2 ramai diperbincangkan dan dijuluki “cicada”. Julukan tersebut muncul karena kemunculannya yang sempat “tersembunyi” sebelum akhirnya kembali menyebar luas, mirip dengan siklus kemunculan serangga cicada.

Perhatian terhadap varian ini meningkat setelah dilaporkan dalam Morbidity and Mortality Weekly Report (MMWR) oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) pada 19 Maret 2026.

Meski bukan varian baru sepenuhnya, BA.3.2 pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan pada November 2024. Namun, sepanjang 2025 varian ini relatif tidak banyak diperhatikan.

Baca Juga: Jadwal dan Cara Daftar Ulang SNBP 2026 di UI, ITB, UGM, hingga Unair

Mengutip Forbes, Memasuki 2026, situasinya berubah. BA.3.2 kini dilaporkan telah menyebar di setidaknya 23 negara, termasuk Amerika Serikat. Di AS sendiri, varian ini sudah terdeteksi di 23 negara bagian melalui pengujian pada manusia maupun sampel air limbah.

Minimnya sistem pemantauan COVID-19 secara real-time di sejumlah wilayah juga membuat penyebaran sebenarnya diduga lebih luas dari yang terdeteksi.

Varian Baru dengan Perbedaan Genetik Signifikan

Dalam laporan CDC, BA.3.2 disebut sebagai varian yang “highly divergent” atau sangat berbeda secara genetik dibandingkan varian sebelumnya. Artinya, varian ini merupakan garis keturunan baru dari virus COVID-19.

Secara genetik, BA.3.2 berbeda jauh dari varian JN.1 yang telah beredar sejak 2024, termasuk turunannya seperti LP.8.1 dan XFG. Perbedaannya bahkan mencakup puluhan perubahan pada bagian penting virus, termasuk domain pengikat reseptor dan domain N-terminal.

Perubahan ini jauh lebih besar dibandingkan perbedaan antarvarian sebelumnya yang menjadi target vaksin COVID-19 pada periode 2023–2024.

Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Desy-Afrianti

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • covid terbaru
  • varian cicada
  • virus corona
  • gejala covid
  • vaksin covid
  • kesehatan dunia
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kebakaran di SPBE Cimuning Bekasi, 15 Orang Luka Bakar hingga 90%
• 6 jam laludetik.com
thumb
Tujuh Daerah di Sulut dan Malut Ini Berstatus Siaga Tsunami
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sampah di Jakarta Menumpuk Hampir Dua Pekan, Pramono Ungkap Fakta di Baliknya
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Dihantam Krisis Energi, ASN di Malaysia Bakal WFH Mulai 15 April
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Militer AS ajukan rencana untuk mengambil uranium yang diperkaya Iran
• 7 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.