Simak lagi warta soal regulasi perfilman, pembatasan akses medsos

antaranews.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kanal hiburan, gaya hidup, teknologi, dan otomotif ANTARA pada Rabu (1/4) antara lain menyiarkan warta tentang penyiapan regulasi perfilman baru, serial "Avatar:The Last Airbender", mitigasi di sektor pariwisata, pembatasan akses media sosial bagi anak, dan rekomendasi solusi penyediaan kendaraan untuk koperasi desa/kelurahan.

Berikut rangkuman dan tautan berita-berita kemarin yang dapat disimak kembali pagi ini.

Pemerintah akan siapkan regulasi agar film nasional hadir lebih lama di bioskop

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan bahwa pemerintah akan menyiapkan regulasi yang memungkinkan film Indonesia bertahan lebih lama di bioskop, tidak segera masuk ke layanan pemutaran film digital.

Live action "Avatar:The Last Airbender" musim 2 tayang 25 Juni 2026

Netflix akan menayangkan serial live action "Avatar:The Last Airbender" musim kedua pada 25 Juni 2026. Bintang-bintang serial itu membagikan pengalaman mereka selama syuting serial musim kedua kepada para penggemar.

Pemerintah mitigasi dampak dinamika geopolitik global pada pariwisata

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan bahwa pemerintah melakukan langkah-langkah mitigasi untuk menghadapi dampak dinamika kondisi geopolitik global terhadap kinerja sektor usaha pariwisata nasional agar bisa mencapai target kunjungan wisatawan mancanegara 16 juta sampai 17,6 juta selama 2026.

Indonesia pelopor pembatasan akses medsos bagi anak di ASEAN

Indonesia menjadi negara pertama di ASEAN yang menerapkan pembatasan akses media sosial bagi anak dalam upaya untuk melindungi anak-anak. "Di ASEAN, ya. Indonesia yang pertama menerapkan secara efektif. Malaysia sudah mewacanakan hal serupa dan sedang menyiapkan regulasinya, tapi belum berlaku. Negara-negara ASEAN lain masih dalam tahap diskusi," kata Pakar Teknologi Informasi Ismail Fahmi.

Pemerintah disarankan buat peta jalan penyediaan mobil koperasi desa

Pengamat industri otomotif dari Institut Teknologi Bandung, Yannes Martinus Pasaribu, menyampaikan bahwa pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data agar bisa memenuhi kebutuhan mobil operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sekaligus memberdayakan industri otomotif nasional.



Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Alexander akan mulai kembali berlatih bersama Liverpool
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
PGN Sukses Gelar Bengkel Siaga CNG di Jalur Mudik Lebaran 2026
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
4 Warga Tewas Buntut Terbunuhnya 1 Polisi di Dogiyai Papua
• 23 jam laludisway.id
thumb
Pansus DPR Soroti Isu Perkawinan Sesama Jenis-Warisan di RUU HPI
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Ombudsman RI Minta Dukungan DPR Kawal Pengawasan Makan Bergizi Gratis
• 48 menit lalumatamata.com
Berhasil disimpan.