Kecaman ke Israel Buntut Bikin UU Hukuman Mati ke Tahanan Palestina

detik.com
5 jam lalu
Cover Berita
Tel Aviv -

Parlemen Israel mengesahkan undang-undang yang menyetujui hukuman mati bagi warga Palestina yang terbukti membunuh warga Israel. Pengesahan UU tersebut langsung mendapat kecaman.

Dirangkum detikcom, Rabu (1/4/2026), Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, datang ke ruang sidang untuk memberikan suara 'ya' secara langsung dalam pengesahan UU tersebut. Undang-undang tersebut menjadikan hukuman mati dengan cara digantung sebagai hukuman standar bagi warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki Israel dan terbukti melakukan pembunuhan.

Undang-undang tersebut juga memberi pengadilan Israel wewenang untuk menjatuhkan hukuman mati atau penjara seumur hidup kepada warganya sendiri. Hukuman ini tidak berlaku surut dan hanya akan berlaku untuk kasus-kasus di masa mendatang.

Baca juga: Trump Sebut AS Segera Keluar dari Iran dan Kecewa terhadap NATO

Dilansir Al-Jazeera, langkah tersebut dikecam keras oleh kelompok hak asasi manusia Israel dan Palestina. Mereka menganggap UU tersebut rasis, kejam, dan tidak mungkin mencegah warga Palestina melakukan tindakan melawan penjajahan.

UU itu diperkirakan akan menghadapi tantangan hukum di Mahkamah Agung Israel. Kelompok HAM terkemuka Israel mengumumkan telah mengajukan petisi ke Mahkamah Agung negara itu untuk menentang UU yang disetujui oleh anggota parlemen.




(haf/haf)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Golkar Dukung Pemerintah Ambil Sikap Tegas atas Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon
• 11 jam lalupantau.com
thumb
Kebakaran SPBE Cimuning Hanguskan 14 Rumah Warga, Pemkot Bekasi Siapkan Bantuan
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Terbaru! Kebakaran Hebat Stasiun Pengisian Elpiji di Bekasi, Damkar Berjibaku Padamkan Api
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Sejumlah Gempa Susulan Terjadi di Sulut Usai Diguncang M 7,6
• 5 jam laludetik.com
thumb
Respons Tak Terduga Dony Tri Pamungkas usai Tampil Memukau di Timnas Indonesia hingga Diminta Abroad oleh Calvin Verdonk
• 3 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.