Gereja Kalvari Ternate Rusak Usai Diguncang Gempa Magnitudo 7,6 Bitung

idxchannel.com
10 jam lalu
Cover Berita

Gempa menyebabkan sejumlah kerusakan bangunan di wilayah Kota Ternate, khususnya di Kecamatan Pulau Batang Dua.

Gereja Kalvari Ternate Rusak Usai Diguncang Gempa Magnitudo 7,6 Bitung

IDXChannel - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,6 yang berpusat di Bitung, Sulawesi Utara pada Kamis (2/4/2026).

Gempa menyebabkan sejumlah kerusakan bangunan di wilayah Kota Ternate, khususnya di Kecamatan Pulau Batang Dua.

Baca Juga:
Gempa Bumi Magnitudo 5,6 Guncang Sinabang Aceh, BMKG Beberkan Penyebabnya

Berdasarkan laporan awal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, salah satu bangunan yang terdampak adalah Gereja Kalvari yang berada di Kelurahan Lelewi. Selain itu, beberapa rumah warga juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat guncangan kuat yang terasa hingga wilayah tersebut.

“Info sementara ada beberapa kerusakan bangunan gedung, salah satunya Gereja Kalvari di Kelurahan Lelewi. Ada juga beberapa rumah (rusak). Sementara warga berlindung di gunung karena ada air surut. Demikian info sementara,” demikian laporan BPBD setempat.

Baca Juga:
Gempa Bumi Magnitudo 7,6 Guncang Bitung, Ini 10 Wilayah yang Berpotensi Diterjang Tsunami

Warga setempat memilih mengungsi ke daerah yang lebih tinggi setelah fenomena air laut surut terjadi, yang kerap dikaitkan dengan potensi tsunami. Hingga saat ini, situasi masih dalam pemantauan dan warga diminta tetap waspada.

Baca Juga:
Gempa Bumi Magnitudo 7,6 Guncang Bitung Sulut, Berpotensi Tsunami 

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa terjadi pada pukul 05.48 WIB dengan pusat berada sekitar 129 km tenggara Bitung, Sulawesi Utara, pada kedalaman sekitar 62 kilometer.

BMKG juga mengingatkan bahwa gempa tersebut berpotensi menimbulkan tsunami, meskipun data yang ada masih bersifat sementara.

“Informasi ini mengutamakan kecepatan sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG dalam keterangan resminya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa. Aparat dan pemerintah daerah masih melakukan pendataan serta mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti arahan resmi dari pihak berwenang.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Korsel Terapkan Ganjil-Genap Kendaraan Dinas Buntut Krisis Energi Timur Tengah
• 6 jam lalumatamata.com
thumb
Perkuat ekonomi sirkular, Jakbar tambah kapasitas bank sampah induk
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Harga Referensi CPO April 2026 Naik Jadi 989,63 Dolar AS per MT
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
Api di Cimuning, Nyaris Tanpa Jarak dengan Warga
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Hari Pertama Jadi Dosen, Yoo Yeon Seok Malah Keasyikan Ngajar Sampai 2 Jam
• 20 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.