Cara Pemkot Bogor Cegah ASN Salah Gunakan Kebijakan WFH Tiap Jumat

detik.com
9 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyiapkan sanksi jika aparatur sipil negara (ASN) malah kerja dari kafe (work from cafe/WFC) saat kebijakan kerja dari rumah (work from home/WFH) setiap Jumat. Sanksi di tingkatan rendah berupa teguran lisan.

"Untuk segala jenis pelanggaran tentu ada level pemberian sanksi, mulai teguran lisan," kata Wali Kota Bogor Dedie A Rachim kepada wartawan, Kamis (2/4/2026).

Baca juga: ASN Pemprov DKI Dilarang Nongkrong di Kafe Saat WFH, Bakal Ada Sanksi

Dedie menerangkan sanksi juga bisa lebih dari sekadar teguran lisan. Pemkot Bogor, katanya, juga menyiapkan sanksi yang berpengaruh pada promosi atau kenaikan tingkat jabatan.

"Kalau tingkatan hukuman apapun biasanya berpengaruh pada promosi atau kenaikan tingkat jabatan," ujarnya.

Dedie menerangkan pihaknya akan mengatur dalam satu hari terhubung dengan unit kerja melalui Geotagging Zoom. Nantinya, kata Dedie, hal itu akan dilakukan 3 kali dalam satu hari.

Cara ini dilakukan Pemkot Bogor untuk mencegah ASN menyalahgunakan kebijakan WFH sehari dalam sepekan untuk kepentingan efisiensi sebagaimana arahan pemerintah pusat.

"Kita atur dalam 1 hari terhubung 3 kali dengan unit kerja melalui Geotagging Zoom semacam aplikasi location based service, ujarnya.

ASN DKI Jika WFC Bakal Kena Sanksi

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan aturan bagi ASN jelang pelaksanaan kerja dari rumah atau WFH setiap Jumat. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan ASN yang kedapatan berada di kafe atau tempat nongkrong saat statusnya WFH bakal dikenai sanksi.

"Mengenai work from cafe atau mana pun, kalau itu terjadi, maka pasti akan ada sanksi tindakan yang tegas untuk itu," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (1/4).

Pramono mengatakan WFH pada hari Jumat merupakan kebijakan pemerintah pusat yang wajib diikuti. Meski demikian, tidak semua ASN akan menjalani WFH.

Dia menyebut para pejabat madya, pratama, serta petugas layanan publik, seperti Satpol PP, Dishub, Dinas Kesehatan, dan Damkar, tetap bekerja seperti biasa.

Baca juga: Pramono Pastikan ASN WFH Tiap Jumat Tak Ganggu Pelayanan Publik di Jakarta




(whn/jbr)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hamas Beri Penghormatan Para Syuhada Prajurit TNI di Lebanon
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
Samator (AGII) Kantongi Laba Bersih Rp58 Miliar di 2025, Turun 44 Persen
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
12 Orang yang Menangani Pengungkapan Kasus Andrie Yunus Terindikasi Mendapat Ancaman
• 15 jam lalujpnn.com
thumb
Pertamina Patra Niaga Segera Investigasi Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi
• 15 jam laluliputan6.com
thumb
Pemerintah Pastikan Haji 2026 Jalan, Jemaah Diminta Tenang Meski Krisis Timur Tengah | HAJI OUTLOOK
• 16 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.