Suasana di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Kamis (2/4), terlihat usai insiden yang terjadi pada Rabu (1/4) malam.
Api dilaporkan muncul sekitar pukul 20.30 WIB dan baru berhasil dipadamkan pada Kamis dini hari. Sejumlah bangunan di sekitar lokasi tampak rusak parah dan hangus akibat peristiwa tersebut.
Dalam kejadian ini, enam orang mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit. Kapolres Metro Bekasi Kota Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan para korban masih menjalani perawatan, sementara identitas mereka masih didata.
Untuk menangani api yang sempat membesar, petugas mengerahkan sekitar 10 unit mobil pemadam kebakaran. Setelah api berhasil dikendalikan, proses dilanjutkan dengan pendinginan di area gudang.
Sementara itu, Pertamina Patra Niaga menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang terjadi di SPBE PT Indogas Andalan Kita. Area Manager Communications, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Barat, Susanto August Satria, menyebut pihaknya langsung berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran dan pihak SPBE begitu kejadian berlangsung.
Pertamina juga memastikan akan melakukan investigasi bersama aparat berwenang untuk mengetahui penyebab kejadian. Saat ini, fokus utama perusahaan adalah penanganan korban, keselamatan warga di sekitar lokasi, serta proses penanganan pascakejadian. Pasokan gas juga tidak terganggu.




