Gempa M 7,6 di Sulut, Tempat Ibadah hingga Gedung Olahraga Hancur

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Seorang warga ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di antara reruntuhan Gedung Koni, lapangan olah raga Sario, Kota Manado, Sulawesi Utara, setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 terjadi pada Kamis, 2 April 2026 pukul 05.48 WIB. Korban segera dievakuasi oleh tim gabungan bersama masyarakat sekitar.

Berdasarkan laporan perkembangan kaji cepat di lapangan hingga pukul 08.00 WIB, kerusakan infrastruktur juga teridentifikasi yang meliputi satu unit tempat ibadah di Kecamatan Pulau Batang Dua, Kota Ternate, serta dua unit rumah di Kelurahan Ganbesi, Kecamatan Ternate Selatan.

Baca Juga :
BMKG: Peringatan Tsunami Pasca Gempa Sulut-Malut Berakhir
29 Kali Gempa Susulan Terjadi di Maluku Utara, Warga Diminta Waspada

"Guncangan gempa bumi yang dirasakan sangat kuat di wilayah Kota Bitung dan Kota Ternate dengan durasi sekitar 10 hingga 20 detik, telah menimbulkan kepanikan masyarakat sehingga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya, Kamis, 2 April 2026.

Ilustrasi gempa bumi
Photo :
  • Ist

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan dinas terkait berbagai daerah saat ini terus melakukan monitoring, asesmen, serta koordinasi penanganan darurat.

Fenomena gempa bumi ini juga telah memicu terjadinya tsunami dengan level ketinggian bervariasi di beberapa wilayah. Adapun level ketinggian tsunami di Halmahera Barat tercatat mencapai 0,3 meter, Bitung 0,2 meter, Sidangoli 0,35 meter, Minahasa Utara 0,75 meter, dan Belang 0,68 meter.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa waktu tiba gelombang dapat berbeda dan gelombang pertama tidak selalu menjadi yang terbesar, sehingga masyarakat di wilayah pesisir diminta tetap waspada dan menjauhi area berisiko.

Hasil monitoring lanjutan BMKG, tercatat 11 aktivitas gempa susulan (aftershock) hingga pukul 06.50 WIB, dengan magnitudo terbesar mencapai 5.5. Dua gempa susulan signifikan terjadi pada pukul 06.07 WIB (M 5.5) dan pukul 06.12 WIB (M 5.2), yang tidak berpotensi tsunami.

BNPB mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah pesisir Sulawesi Utara dan Maluku Utara, untuk tetap tenang namun waspada, segera menjauhi pantai dan muara sungai, serta melakukan evakuasi ke tempat yang lebih tinggi apabila merasakan gempa kuat atau menerima peringatan resmi.

Ilustrasi gempa Bumi.
Photo :
  • Pixabay

Masyarakat diminta membantu kelompok rentan, menghindari bangunan yang mengalami kerusakan, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan hanya mengacu pada informasi resmi dari BMKG, BNPB, dan pemerintah daerah.

Baca Juga :
BMKG: Gempa di Sulut Masuk Kategori Megathrust
BMKG: Gempa di Malut Akibat Deformasi Kerak Bumi
Dua Warga Manado jadi Korban Gempa M 7,6, Satu Orang Patah Kaki Loncat dari Toko

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Romano Luruskan Pernyataan Mengejutkan Terkait Rumor Gila tentang Transfer Rashford ke Barcelona
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Janice Tjen tersingkir di babak kedua WTA 500 Charleston Open 2026
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Makanan yang Bikin Berenergi Setiap Hari
• 9 jam lalubeautynesia.id
thumb
Edukasi Digital Jadi Pelajaran di Sekolah Anak Irlandia
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan sebagai Dewan Pengawas INA
• 16 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.