Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus PT DSI

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

Dude Harlino dan istrinya, Alyssa Soebandono, menghadiri pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (2/4).

Dude Harlino dan Alyssa Soebandono diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan penipuan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di PT Dana Syariah Indonesia (DSI).

“Agenda (hari ini), undangan klarifikasi terkait dengan DSI ini di Bareskrim Polri,” kata Dude.

Dude Harlino soal Pemeriksaan Polisi

Dude menyebut kehadirannya kali ini merupakan pemeriksaan perdana sebagai bagian dari proses pengumpulan keterangan oleh pihak kepolisian terkait kasus dugaan penipuan dan TPPU di PT DSI. Pria 45 tahun itu mengatakan pihaknya siap memberikan informasi yang dibutuhkan oleh penyidik.

“Pertama kali, dan juga mungkin Bareskrim nanti butuh informasi dari kita, mudah-mudahan bisa bermanfaat insyaAllah,” tutur Dude.

Dude juga mengungkap bahwa dirinya telah menjalin kerja sama dengan DSI sejak 2022. “Dari 2022 ya, tiga tahun kurang lebih,” ucapnya.

Saat ditanya mengenai durasi kontrak, Dude menyebut kerja sama tersebut dijadwalkan hingga 2025. Namun, Dude belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait detail kerja sama tersebut dan memilih segera memasuki gedung untuk menjalani pemeriksaan.

Dude dikaitkan dengan kasus gagal bayar yang menimpa nasabah DSI, di mana dirinya sempat menjabat sebagai Brand Ambassador (BA).

Dude menegaskan bahwa tidak terlibat dalam operasional maupun manajemen internal perusahaan dan sudah berhenti sebagai BA.

Meski begitu, Dude mengaku punya beban moral terhadap para korban. Berdasarkan data dari Paguyuban Lender, ada 4.200 nasabah (lender) dengan total dana tertahan mencapai angka Rp 1,2 triliun.

Dude menyebut kontraknya sebagai BA telah berakhir pada Agustus 2025. Namun, sejak kasus gagal bayar mencuat pada pertengahan tahun, ia menjadi sasaran para korban.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Waspada! 23 Gempa Susulan Terjadi Usai Gempa Besar M7,6 di Bitung
• 10 jam laluokezone.com
thumb
Komnas HAM Gali Keterangan TNI Terkait Kasus Penyiraman Andrie Yunus
• 20 jam laluokezone.com
thumb
KPK Diminta Usut Kasus Cukai Rokok Secara Transparan
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
IPMG Umumkan Pengurus 2026–2028, Perkuat Komitmen terhadap Obat Inovatif dan Kepemimpinan Beretika
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Laba bersih Itama Ranoraya tumbuh 23 persen jadi Rp65,5 miliar di 2025
• 23 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.