Petinggi Iran Tewas Berturut-turut, Trump: Negosiasi Berlangsung, Rezim Saat Ini Sudah Berganti

erabaru.net
6 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Presiden Amerika Serikat Donald Trump terus mengeluarkan peringatan bahwa jika perundingan damai antara AS dan Iran gagal, ia akan memerintahkan militer AS untuk menghancurkan fasilitas energi dan sumur minyak Iran.

Selain itu, laporan media menyebutkan bahwa Trump juga sedang mempertimbangkan pengiriman pasukan untuk merebut hampir 1.000 pon (sekitar 450 kg) bahan nuklir Iran.

Trump: Rezim Iran Telah Berganti

Trump menyatakan: “Kita telah melihat perubahan rezim.”

Sehari sebelumnya, ia mengatakan bahwa Iran sedang mengalami pergantian rezim, dan kepemimpinan baru menunjukkan sikap yang lebih rasional.

Trump menjelaskan: “Generasi pertama rezim telah sepenuhnya dihancurkan—mereka semua sudah mati. Generasi kedua juga hampir habis. Sedangkan generasi ketiga yang sekarang kami hadapi adalah kelompok yang benar-benar berbeda. Ini adalah orang-orang yang sangat berbeda dari sebelumnya. Jadi saya percaya ini sudah merupakan ‘perubahan rezim’.”

Ancaman Jika Negosiasi Gagal

Terkait perkembangan negosiasi, Trump sebelumnya memperingatkan bahwa jika perundingan gagal—misalnya Iran tidak segera membuka Selat Hormuz—maka ia akan memerintahkan penghancuran semua pembangkit listrik dan sumur minyak Iran, termasuk di Pulau Kharg, bahkan fasilitas desalinasi air laut.

Pertimbangkan Operasi Militer Rebut Bahan Nuklir

Menurut laporan The Wall Street Journal, Trump juga sedang mempertimbangkan operasi militer berisiko tinggi untuk merebut sekitar 1.000 pon uranium dari Iran.

Langkah ini berpotensi menyebabkan kehadiran jangka panjang pasukan AS di wilayah Iran.

Di saat yang sama, Trump juga mendorong solusi diplomatik dengan menekan Iran agar menyerahkan bahan nuklir tersebut sebagai syarat utama gencatan senjata.

Dalam diskusi internal, Trump dilaporkan menegaskan bahwa Iran tidak boleh mempertahankan bahan tersebut, dan jika diplomasi gagal, opsi perebutan dengan kekuatan militer tetap terbuka.

Iran Bantah Negosiasi Langsung

Namun, terkait laporan tersebut, Pentagon menolak berkomentar, dan United States Central Command juga belum mengeluarkan pernyataan resmi.

Sementara itu, Trump mengatakan kepada New York Post bahwa saat ini AS sedang bernegosiasi dengan Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf. Ia memperkirakan dalam waktu sekitar satu minggu akan diketahui apakah Ghalibaf dapat dipercaya.

Pada  Senin (30 Maret), pihak Iran mengkonfirmasi telah menerima rencana 15 poin dari Amerika Serikat, namun menyangkal adanya negosiasi langsung.

“Hingga saat ini, kami belum melakukan negosiasi langsung dengan Amerika Serikat sejak putaran terakhir hingga sekarang,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanaani Baghaei.

Serangan Militer Terus Berlanjut

Sebelumnya, sebuah posisi pertahanan udara Iran di dekat Laut Kaspia di bagian utara negara itu dilaporkan dihancurkan, semakin memperluas keunggulan udara Amerika Serikat dan Israel di wilayah udara Iran.

“Tindakan kami sangat jelas. Amerika Serikat setiap hari meningkatkan jumlah dan intensitas serangan presisi, dengan kekuatan tempur yang menghancurkan untuk menghilangkan ancaman dari rezim Iran—ini adalah tujuan yang telah ditetapkan Presiden Trump sejak sebulan lalu,” kata juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt. 

Tokoh Hizbullah Juga Tewas

Selain itu, wakil komandan unit “1800” dari Hezbollah, Hamza Ibrahim Rakhin, bersama kepala operasi dan anggota lainnya, juga dilaporkan tewas.

Sejauh ini, operasi militer AS dan Israel telah menewaskan sejumlah tokoh politik dan militer tingkat tinggi.

Laporan oleh Wang Ziyi, NTD Television dari Amerika Serikat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BMKG sebut sesar aktif sebabkan gempa bumi tektonik di Koltim
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
BULOG Tegaskan Komitmen Dukung Petani Tebu Blora, Siap Fasilitasi Penyaluran ke PG di Jawa Tengah
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Manufaktur RI Tahan Guncangan Global, PMI Masih di Zona Ekspansi
• 9 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Prabowo Terima Penghargaan Tertinggi Korsel Grand Order of Mugunghwa
• 23 jam lalukatadata.co.id
thumb
Guntur Sulistyo Jadikan Kejuaraan ASEAN Futsal 2026 sebagai Ajang Pembuktian Usai Absen di Piala Asia
• 21 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.