Pantau - Pemain timnas futsal Indonesia Guntur Sulistyo Ariwibowo menjadikan Kejuaraan ASEAN Futsal 2026 sebagai ajang pembuktian setelah absen membela skuad Garuda pada Piala Asia Futsal sebelumnya.
Motivasi Pembuktian DiriGuntur mengaku tidak tampil pada Piala Asia Futsal 2025 saat Indonesia berhasil menjadi finalis sebelum kalah dari Iran melalui adu penalti.
Ia mengatakan, "Kalau saya pribadi kemarin Piala Asia (futsal), saya tidak ikut. Ini jadi ajang pembuktian buat kita bahwa kita juga bisa."
Menurutnya, sebagian besar pemain yang akan tampil di Kejuaraan ASEAN merupakan wajah baru di timnas sehingga turnamen ini menjadi kesempatan menunjukkan kemampuan.
Ia menambahkan, "Kita di Piala Asia (futsal) hanya Dewa (Rizki) dan Yogi (Saputra) yang ikut. Jadi sebagian lainnya itu pemain baru. Ini jadi ajang pembuktian juga buat kita."
Persiapan dan Target TimnasTimnas futsal Indonesia masih diperkuat 19 pemain dalam masa persiapan sebelum nantinya dipangkas menjadi 14 pemain sesuai regulasi turnamen.
Guntur menegaskan tidak merasakan tekanan meski Indonesia berstatus juara bertahan, melainkan menjadikannya sebagai motivasi pribadi.
Ia mengungkapkan, "Kalau tekanan tidak ada, hanya motivasi pribadi saja. Tahun ini dengan persiapan seperti ini, pelatih juga bilang bahwa target kita tidak juara. Kalau target pribadi tetap juara."
Ia juga bersyukur kembali mendapat kesempatan memperkuat timnas dan bertekad memberikan kontribusi maksimal.
Guntur mengatakan, "Alhamdulillah ini diberikan kesempatan lagi dari pelatih dan staf pelatih. Semoga di sini bisa memberikan yang terbaik dan tidak absen lagi di timnas."
Sebagai informasi tambahan, Indonesia tergabung di Grup B bersama Australia, Malaysia, Kamboja, dan Brunei Darussalam serta akan memulai laga pada 6 hingga 8 April 2026 di Thailand.




