Prabowonomics : Dari Ketahanan Pangan Menuju Kekuatan Global

realita.co
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA (Realita) - Satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto telah menunjukkan arah yang tegas dalam  membangun fondasi kebangkitan nasional. Optimisme terhadap kepemimpinan ini, 
menurutnya, lahir dari pembacaan objektif atas kebijakan yang terencana, capaian awal yang  konkret, serta konsistensi implementasi program strategis, hal tersebut disampaikan oleh Ketua Lembaga Pemikiran Strategik Prabowonomics, Tommy Nikson, di Jakarta, Kamis (02/04/2026). 

"pemerintahan Prabowo dibangun di atas strategi jangka panjang  yang terukur. Presiden telah merancang arah pembangunan nasional melalui kajian mendalam,  sehingga kebijakan yang dijalankan tidak bersifat reaktif, melainkan sistematis dan berkelanjutan . Pendekatan ini dinilai menjadi kunci dalam menciptakan stabilitas sekaligus  percepatan pembangunan," Tegas Tommy. 

Baca juga: Prabowo Buka Peluang Cabut dari BoP

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu contoh utama. Program ini tidak  hanya diposisikan sebagai bantuan sosial, tetapi sebagai instrumen ekonomi yang mampu 
menggerakkan aktivitas produksi nasional. Peningkatan kebutuhan pangan mendorong peran  petani, pelaku usaha kecil, hingga distribusi di tingkat daerah, sehingga menciptakan efek 
berganda dalam perekonomian.

Selain berdampak pada ekonomi, MBG juga dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam  pembangunan sumber daya manusia. Peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya  generasi muda, diyakini akan memperkuat produktivitas dan daya saing Indonesia di masa 
depan. Dengan demikian, kebijakan ini memiliki dimensi strategis yang melampaui tujuan jangka pendek.

Di sektor pangan, capaian pemerintah dinilai signifikan. Cadangan beras nasional yang telah melampaui 3 juta ton menjadi indikator keberhasilan dalam memperkuat kemandirian.  Menurut Tommy, hal ini penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor dan menjaga stabilitas di tengah dinamika global.

Baca juga: Soal Penyiraman Air Keras pada aktivis KontraS, Prabowo: Biadab, Harus Kita Usut Tuntas Siapa Dalangnya!

Penguatan juga terlihat pada kapasitas negara dalam mengoordinasikan pembangunan. Sinergi  antara pemerintah, sektor usaha, dan berbagai institusi strategis memungkinkan program berjalan lebih efektif. Konsolidasi ini dinilai sebagai langkah penting dalam mempercepat 
realisasi kebijakan nasional.

Di tingkat global, posisi Indonesia juga mengalami peningkatan. Pengakuan internasional terhadap Presiden Prabowo, termasuk masuk dalam daftar pemimpin dunia berpengaruh versi 
The Straits Times, menunjukkan semakin kuatnya peran Indonesia dalam percaturan global . 

Baca juga: Demi Hemat BBM, Prabowo Siap Terapkan Kebijakan WFH

Indonesia kini tampil lebih aktif dalam mendorong kerja sama internasional yang adil dan berimbang. Tommy menilai kombinasi antara penguatan ekonomi domestik dan diplomasi global 
mencerminkan kepemimpinan yang komprehensif. Pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan internal, tetapi juga memperkuat posisi strategis Indonesia di dunia.

Ia menutup dengan menegaskan bahwa momentum saat ini merupakan peluang penting bagi Indonesia untuk melakukan lompatan besar. Dengan arah kebijakan yang konsisten dan dukungan seluruh elemen bangsa, Indonesia diyakini mampu menuju masa depan yang lebih mandiri, berdaulat, dan berdaya saing global. hd

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
UEA Desak PBB Bertindak untuk Buka Selat Hormuz, termasuk Pakai Kekuatan Militer
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
DLH Percepat Penanganan Sampah di Dalam Kota, TPS Liar Ditutup Permanen
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ketika Yuran Fernandes dan Victor Luiz Memilih Setia ke PSM, Persebaya Dikabarkan Bidik Asnawi Mangkualam
• 1 jam laluharianfajar
thumb
Ungkap Penyebab Turunnya PMI Manufaktur, Kadin Wanti-wanti Risiko Serius di Sektor Padat Karya
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Ancaman El Nino Menguat, Sidrap Matangkan Strategi Pangan Sejak Dini
• 1 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.