Jakarta: Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) bersiap menghadapi ajang bergengsi Kejuaraan Asia 2026 yang akan digelar di Ningbo Olympic Sports Center, China, pada 7–12 April mendatang. Dalam turnamen level elite yang setara dengan BWF Super 1000 ini, Indonesia akan menurunkan total 17 wakil.
Menariknya, dari jumlah tersebut, sebanyak 11 pemain merupakan debutan yang untuk pertama kalinya tampil di Kejuaraan Asia. Langkah ini menjadi sinyal kuat regenerasi atlet bulutangkis nasional yang tengah dijalankan PBSI.
Baca Juga :
Tanpa Italia! Ini 12 Negara Eropa yang Lolos ke Piala Dunia 2026-Dunia OlahragaSementara itu, debutan di sektor tunggal putri, Thalita R. Wiryawan, juga harus melewati babak kualifikasi Grup B. Juara International Challenge Kazakhstan 2025 tersebut akan bersaing dengan Lo Sin Yan Happy dan Pui Chi Wa, dengan peluang menghadapi Riko Gunji dari Jepang di babak utama. Ganda Putra Langsung ke Babak Utama Di sektor ganda putra, pasangan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin langsung menembus babak utama. Pencapaian ini tidak lepas dari performa impresif mereka, termasuk gelar juara Australia Open 2025 serta runner-up Indonesia Masters dan Thailand Masters 2026.
Pada babak 32 besar, mereka akan menghadapi pasangan Korea Selatan, Kang Ming Hyuk/Ki Dong Ju. Selain itu, pasangan Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi juga turut menjalani debut di sektor ini. Sektor Ganda Putri dan Campuran Di sektor ganda putri, Febi Setianingrum menjadi salah satu pemain yang akan menjalani debut. Performanya terus meningkat sejak dipasangkan dengan Rachel Allessya Rose pada September 2025.
Selain itu, Indonesia juga menurunkan debutan lain di berbagai sektor, yakni:
- Tunggal Putra: Mohammad Zaki Ubaidillah
- Tunggal Putri: Thalita R. Wiryawan
- Ganda Putra: Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi
- Ganda Putri: Febi Setianingrum, Isyana Syahira Meida/Rinjani K. Nastine
- Ganda Campuran: Bobby Setiabudi/Indah Cahya Sari Jamil
Baca Juga :
Keputusan PBSI menurunkan banyak pemain debutan menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun regenerasi atlet. Kejuaraan Asia 2026 diharapkan menjadi ajang pembuktian bagi generasi baru bulutangkis Indonesia untuk bersaing di level elite dunia.
Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.
(Daffa Yazid)



