Jakarta: Gempa bumi melanda Sulawesi Utara (Sulut) dan Maluku Utara (Malut) pada Kamis, 2 April 2026 pagi. Gempa itu berkekuatan 7,6 magnitudo tidak hanya merusak rumah dan fasilitas umum, tapi juga menelan korban jiwa.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, mengatakan, pemerintah sudah menyediakan mekanisme untuk kerusakan rumah baik ringan, sedang, maupun berat. Dia memastikan pemerintah akan membantu segala kerusakan dengan ketentuan yang berlaku.
Baca Juga :
Gempa Sulut-Malut, Masyarakat Diimbau Jangan Dengar Isu Tak Bertanggung JawabBerdasarkan rapat tersebut, Metrotvnews.com telah merangkum data sementara kerusakan gempa Sulut-Malut
Sulawesi Utara
Manado
- 25 rumah rusak ringan estimasi total kerugian sebesar Rp500 Juta.
- Gedung olahraga Koni rusak parah di lokasi sarana olahraga tinju dan basket
- Kerusakan terjadi di Rumah Sakit Siloam yaitu kaca ruang ICU pecah dan tembok retak dan agak runtuh.
Kecamatan Batang Dua
- 5 rumah rusak berat
- 18 belas rusak ringan
- 4 gereja rusak ringan
- 1 rusak sedang
- 2 rusak berat.
- 1 rumah rusak berat
- 1 unit rumah rusak ringan
- 2 unit rumah rusak ringan
Rapat Koordinasi Penanganan Gempa Bumi M7,6 Sulawesi Utara dan Maluku Utara secara daring, Kamis, 2 April 2026.
Kecamatan Oba Utara
- 1 rusak ringan
- 1 rusak ringan
- 1 rusak ringan
- 1 fasilitas umum yaitu pelabuhan speedboat rusak ringan
- Rumah Sakit Chasan Boesoirie rusak ringan




