REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kebakaran besar terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di wilayah Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, pada Rabu (1/4/2026) malam. Kebakaran itu berdampak ke rumah warga di sekitar area SPBE.
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, mengatakan kebakaran itu menyebabkan belasan orang mengalami luka-luka. Berdasarkan data hingga Kamis (2/4/2026) siang, terdapat 17 orang yang mengalami luka-luka akibat peristiwa itu.
Baca Juga
12 Warga Jadi Korban Kebakaran Gudang LPG di Bekasi, Tubuh Alami Luka Bakar 70 Persen
Polisi Selidiki Penyebab Meledaknya Gudang LPG di Bekasi, Bagaimana Hasilnya?
Ledakan Hebat Hanguskan Gudang Gas di Bekasi
"Sampai dengan saat ini ada 17 orang yang dilakukan perawatan," kata dia di lokasi, Kamis siang.
Menurut dia, sebagian besar korban mengalami luka bakar. Beberapa di antaranya bahkan mengalami luka bakar di atas 50 persen. Meski begitu, tidak ada korban meninggal dunia akibat peristiwa itu.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Kusumo mengaku sudah menjenguk sejumlah korban yang saat ini dirawat di rumah sakit. Menurut dia, masih ada satu orang yang kondisinya masih kritis.
"Kami tadi sudah menengok beberapa, tapi harapannya nanti juga mudah-mudahan bisa segera pulih. Tapi memang ada satu yang kondisinya cukup kritis," kata dia.
Berdasarkan saksi mata di lapangan, peristiwa kebakaran itu terjadi pada Rabu sekitar pukul 20.30 WIB. Kebakaran itu diduga berasal dari dalam area SPBE. Kebakaran yang cukup besar itu dilaporkan menyambar ke area permukiman di sekitar SPBE.
View this post on Instagram
A post shared by Republika Online (@republikaonline)