Diduga Libatkan Oknum TNI, Aksi Pengeroyokan di Kafe Valery Rantepao Viral di Media Sosial

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, TORAJA UTARA — Sebuah video aksi pengeroyokan terjadi di Kafe Valery, Kota Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Kasusnya viral di media sosial Facebook. Pelaku diduga oknum TNI.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Rabu (1/4/2026) malam. Dalam rekaman yang beredar, terlihat seorang pria dikeroyok oleh sekitar tiga pria bertubuh kekar.

Korban tampak menerima sejumlah pukulan. Bahkan, pelaku juga menggunakan kursi dan meja untuk menyerang. Seorang wanita yang mencoba melerai kejadian tersebut turut menjadi korban pukulan.

Salah satu pengguna Facebook bernama Bongga Karadeng membagikan kronologi versi yang beredar di media sosial. Ia menyebut, insiden itu diduga bermula saat seorang oknum TNI meminta satu botol minuman dari meja pengunjung.

Namun, permintaan tersebut tidak direspons. Tak lama kemudian, salah satu pengunjung diduga langsung menjadi sasaran pengeroyokan oleh sekelompok pria yang belum diketahui identitasnya, termasuk yang diduga oknum TNI.

Berdasarkan pengamatan Harian Fajar dari video yang beredar, terlihat pula seorang pria yang diduga merupakan anggota Polres setempat. Namun, belum dapat dipastikan apakah yang bersangkutan terlibat dalam pengeroyokan atau berupaya melerai.

Komandan Kodim (Dandim) 1414 Tana Toraja, Letkol Inf Armal, S.H., M.I.P., mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengambil tindakan terhadap anggota yang diduga terlibat.

“Kami sudah menerima laporan dari korban. Anggota yang terlibat telah diamankan dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan untuk proses lebih lanjut sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya,
Kamis (2/4/2026).

Ia menambahkan, terdapat lima anggota Kodim 1414 Tana Toraja yang tengah diperiksa terkait insiden tersebut.

“Sejauh mana keterlibatan masing-masing masih didalami. Sanksi akan diberikan sesuai peran,” katanya.

Armal juga menyatakan bahwa pihaknya belum dapat mengungkap identitas para terduga pelaku.

Sementara itu, Kapolres Toraja Utara, AKBP Stephanus Luckyto Andry Wicaksono, hingga saat ini belum memberikan keterangan terkait keberadaan anggotanya di lokasi kejadian. (edy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BMKG: Tsunami Terdeteksi di Minahasa Utara 0,75 M dan di Belang 0,68 M
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
BMKG: Gempa Magnitudo 7,6 Pulau Batang Dua-Ternate Dipicu Deformasi Kerak Bumi, Berpotensi Tsunami
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Indonesia-Korsel Kolaborasi Tangani Karhutla
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Saham KRYA Anjlok 65 Persen di Tengah Aksi Jual Pengendali
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
Polda Jatim Tegaskan Rekrutmen Polri 2026 Bebas Calo
• 3 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.