Perintah Prabowo ke BNPB: Gerak Cepat Evakuasi Warga Terdampak Gempa di Sulut-Malut

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan Presiden RI Prabowo Subianto telah menerima laporan dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto terkait gempa bumi di Sulawesi Utara (Sulut) dan Maluku Utara (Malut).

"Bapak Presiden tadi pagi-pagi sekali sudah menerima laporan dari Kepala BNPB terkait kejadian di propinsi Sulawesi Utara dan Maluku Utara, terutama di Kota Bitung dan Kota Ternate serta pulau Batang Dua," kata Seskab Teddy dalam keterangannya, Kamis, 2 April 2026.

Baca Juga :
Kepala BNPB: Potensi Gempa Bumi-Tsunami di Sulut dan Malut Cukup Tinggi
Kepala BNPB: 1 Orang Tewas dan 1 Lainnya Luka Imbas Gempa M7,6 di Sulut dan Malut

Seskab Teddy menuturkan seluruh elemen mulai dari BNPB daerah hingga aparat TNI-Polri telah bergerak cepat mengecek dan mengevakuasi warga yang terdampak. 

Selain itu, Kepala BNPB juga telah mengimbau masyarakat setempat untuk tidak melakukan aktivitas di gedung yang terdampak gempa bumi. 

Seskab Teddy menjelaskan, Presiden Prabowo juga telah memerintahkan Kepala BNPB untuk bergerak cepat dalam mengevakuasi masyarakat yang terdampak.

"Tadi pagi melalui Kepala BNPB, Pak Presiden sudah langsung perintahkan seluruh aparat dan tim BNBP secepat mungkin mengevakuasi warga terdampak. Dan hari ini Kepala BNPB tiba di Sulawesi Utara dan Tim lainnya tiba di Maluku Utara," tutur dia.

Sebelumnya diberitakan, Gempa bumi magnitudo 7,6 yang terjadi di perairan Bitung, Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Kamis, pukul 06.48 Wita, memicu peringatan dini tsunami dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di perairan Sulawesi Utara dan Maluku Utara. 

Gempa bumi magnitudo 7,6 itu berlokasi di 1,25 lintang utara, 126,27 bujur timur serta di kedalaman laut 62 km. 

Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado Muhammad Zulkifli mengatakan tujuh daerah di Provinsi Maluku Utara dan Sulawesi Utara berpotensi siaga tsunami. 

"Daerah-daerah di Provinsi Maluku Utara berpotensi siaga tsunami, yaitu Ternate, Halmahera, dan Tidore," kata dia di Manado, Kamis. 

Baca Juga :
Diplomasi Anabul Ala Prabowo, Beri Hadiah Baju untuk 'Bobby' Anjing Presiden Korsel
Gempa M 7,6 di Sulut, Tempat Ibadah hingga Gedung Olahraga Hancur
BMKG: Peringatan Tsunami Pasca Gempa Sulut-Malut Berakhir

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Minyak Kontrak Juni Naik 2,7 Persen, Batu Bara Malah Anjlok 3,6 Persen
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Dipulangkan ke RI Jumat atau Sabtu
• 36 menit laludetik.com
thumb
KPK Cecar Pengusaha Rokok soal Temuan Uang di Safe House Pejabat Bea Cukai
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Trump Tuduh Serangan Iran ke Kapal Minyak Picu Lonjakan Harga Bahan Bakar
• 4 jam lalukatadata.co.id
thumb
BNPB Pantau Tsunami Kecil Pasca Gempa Bitung
• 11 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.