Polri Beberkan Masalah di Lingkungan Pendidikan Polisi 2025: Narkoba-Mencuri

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Plt Kalemdiklat Polri, Irjen Pol Andi Rian Jayadi, membeberkan sejumlah masalah yang ditemukan pada taruna dan taruni Akpol dan satuan pendidikan Polri lainnya pada tahun 2025. Ia menjelaskan, ada sejumlah orang yang dikeluarkan dan beberapa gugur.

Hal ini Andi sampaikan saat rapat kerja dengan Komisi III DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat pada Kamis (2/4). Ia menyebut, ada taruna Akpol yang dikeluarkan karena berperilaku menyimpang.

"Kami laporkan peserta didik bermasalah di tahun 2025. Akpol, terdapat satu peserta dikeluarkan karena perilaku menyimpang,” ucap Andi di hadapan anggota dan pimpinan Komisi III.

Selain itu, ada 57 peserta di STIK yang disanksi turun nilai, sementara ada empat peserta positif narkoba, serta empat ketahuan menggunakan joki saat ujian.

“Di STIK, 57 peserta kami berikan sanksi turun nilai mental karena merubah nilai ujian. Empat peserta terindikasi narkoba dan empat peserta menggunakan joki di dalam proses ujian,” tutur Andi.

Kata Andi, masalah juga ditemukan di Pusdik Brimob. Di mana ada sejumlah peserta ketahuan mencuri dan menggunakan narkoba.

“Di Pusdik Brimob, kami memberhentikan peserta karena kasus pencurian dan narkoba,” tutur Andi.

Selain itu, ada sejumlah peserta didik yang meninggal dunia di tengah mengikuti program pendidikan. “Dengan duka mendalam, kami juga melaporkan peserta didik yang meninggal dunia dalam pendidikan,” ucap Andi.

“Di Akpol, seorang taruni gugur akibat heat stroke. Terdapat dua peserta Stupa dan satu peserta Pusdik Sabhara yang meninggal akibat serangan jantung,” tambahnya.

Katanya, ada peserta didik yang meninggal dunia karena terpapar HIV. “Satu personil pada Pusdik Brimob karena asam lambung dan satu personil di SPN Papua karena radang paru-paru dan infeksi HIV,” ucap Andi.

Menurutnya, kejadian itu menjadi bahan evaluasi untuk pengawasan kesehatan ke depan.

“Ini adalah evaluasi besar bagi pengawasan kesehatan dalam proses seleksi,” ujar diaf.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pengalaman Netizen: Percaya AI 100 Persen Salah Memberi Obat, Anjing Peliharaannya Mati
• 4 jam laluerabaru.net
thumb
DPR Apresiasi Kebijakan Pemerintah Pertahankan Harga BBM
• 8 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Awkarin Pamer Foto Testpack dengan Sang Pacar, Ternyata Ini Faktanya
• 6 jam lalucumicumi.com
thumb
Mobil Dipakai Mudik Lebaran? Ini yang Wajib Dicek Setelah Perjalanan Jauh
• 10 jam lalumedcom.id
thumb
Bursa Asia Pulih, Pasar Menanti Kepastian Damai dari Trump
• 12 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.