Kisah MUA-Pengantin Lari Turuni Tangga 10 Lantai Saat Gempa 7,6 M Guncang Manado

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Seorang makeup artist (MUA) asal Pekanbaru, Riau, Adela Haddad, merasakan gempa saat sedang merias klien di salah satu hotel di Kota Manado.

Ia sempat berlari dari lantai sepuluh hotel hingga ke luar bangunan saat gempa berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang Sulawesi Utara dan Maluku Utara.

Adela Haddad, saat dihubungi kumparan pada Kamis (2/4) siang, menceritakan kronologi kejadian gempa yang dialaminya. Saat itu, Adela sedang merias pengantin perempuan di kamar yang berada di lantai 10 salah satu hotel di Manado.

Ia tiba di Manado pada Rabu (1/4) untuk merias pengantin. Kemudian, pada hari ini saat merias pengantin, ia merasakan adanya guncangan sekitar pukul 06.45 WITA.

“Saat itu saya sedang merias pengantin perempuan di kamar di lantai 10. Saya merasakan seperti ada gempa. Posisi lantai kamar itu seperti naik turun, naik turun,” katanya.

Ia sempat mengira hanya pusing. Namun, dirinya merasakan ada goyangan dari kanan dan kiri. Bahkan, ia sempat jatuh, lalu mencoba berdiri dan jatuh kembali.

Saat itu, ia bersama pengantin perempuan, satu asistennya, dua orang wedding organizer, dan satu orang perias henna. Sepengetahuannya, beberapa tamu lain sudah lebih dahulu turun ke luar hotel.

“Plafon di lorong hotel runtuh. Dinding hotel mengalami retak-retak. Kemudian, pipa air ada yang pecah sehingga air keluar membasahi lantai hotel,” ujarnya.

Ia menceritakan kondisi saat itu seluruh tamu hotel panik. Ia mengaku panik hingga keluar hotel tanpa alas kaki. Perlengkapan riasnya juga ditinggalkan di kamar.

“Saya tidak memikirkan perlengkapan rias saya. Pokoknya kami langsung lari. Saya tidak pakai alas kaki. Tamu yang lain juga begitu, ada yang hanya pakai handuk. Kemungkinan baru selesai mandi karena saat kejadian masih pagi,” jelasnya.

Tak berhenti di situ, ia menyebut ada beberapa kali gempa susulan yang terjadi setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,6 tersebut. Namun, getaran gempa susulan, menurutnya, tidak sekuat gempa utama.

“Dibilang trauma, ya trauma. Saya tidak berani lagi naik ke lantai sepuluh. Ini saya melanjutkan lagi rias pengantin untuk acara resepsi di lobi hotel,” ucapnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Partai Komunis Tiongkok Dituduh Perkuat Blok Anti-AS Lewat Korut, Rusia, dan Iran
• 5 jam laluerabaru.net
thumb
Tidak Main-main! Jaksa Agung Perintahkan Jajaran Kawal Proyek Strategis Rp3,7 T di Papua
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Ide Menu Sandwich yang Praktis
• 11 jam lalubeautynesia.id
thumb
Harga Belum Naik, Purbaya Sebut Pertamina Tanggung Sementara Selisih Harga BBM Nonsubsidi
• 21 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Danantara, SMBC, dan Mandiri IM Siap Rilis Aviation Leasing Fund Pertama RI
• 20 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.