Telkom Tingkatkan Kapabilitas Developer Lewat AI Connect Offline Series di Makassar

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui inisiatif Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) menggelar AI Connect Offline Series di AI Center Makassar sebagai upaya memperkuat kapabilitas developer di kawasan timur Indonesia dalam memanfaatkan kecerdasan buatan pada proses pengembangan perangkat lunak. Mengusung tema “Exploring the Role of AI Coding Assistants in Modern Software Development”, kegiatan ini membahas pemanfaatan AI dalam mendukung proses pengembangan aplikasi, mulai dari penulisan kode hingga optimalisasi berbasis data.

Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi, dalam sambutannya menekankan peran penting talenta digital dalam mendorong transformasi di berbagai sektor. Faizal juga menyoroti pemanfaatan teknologi seperti machine learning dan deep learning dalam mendukung pengolahan data dan pengembangan sistem berbasis kecerdasan buatan.

Baca Juga :
Daftar Pekerjaan Ini Bakal Bisa Digantikan AI, Karyawan Kantoran Wajib Waspada!
Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur

“Pemanfaatan AI Coding Assistants menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas developer sekaligus mempercepat siklus pengembangan solusi digital yang relevan dengan kebutuhan industri,” ujar Faizal.

Kegiatan ini merupakan implementasi pilar AI Connect, salah satu dari lima pilar utama dalam AI CoE, yang berfokus pada penguatan kolaborasi antara talenta digital, komunitas, dan pelaku industri. Pilar ini terintegrasi dengan AI Campus, AI Playground, AI Hub, dan AI Native dalam membangun ekosistem AI yang komprehensif, mulai dari pengembangan talenta hingga penerapan solusi di berbagai sektor.

CTOO Digisaurus.id, Muhammad Zulfikar Aris, sebagai salah satu partner komunitas turut berbagi pengalaman praktis mengenai penggunaan AI Coding Assistants untuk meningkatkan efisiensi kerja serta menghasilkan kode yang lebih optimal. Dalam sesi tersebut, pembahasan difokuskan pada bagaimana AI Coding Assistants mampu mempercepat siklus pengembangan perangkat lunak secara end-to-end.

Teknologi ini dinilai dapat membantu developer dalam menyusun kode secara lebih efisien, meminimalkan kesalahan, hingga mengoptimalkan performa aplikasi berbasis data. Pemanfaatan asisten berbasis AI kini menjadi bagian penting dalam workflow modern developer untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas output secara signifikan.

Untuk memberikan pengalaman yang lebih komprehensif, kegiatan ini dilengkapi dengan sesi praktik langsung, di mana peserta mengembangkan aplikasi portofolio sederhana menggunakan platform seperti FlutterFlow. Sesi ini memberikan gambaran konkret mengenai percepatan proses pengembangan aplikasi melalui pemanfaatan teknologi AI.

Baca Juga :
Dorong Pemulihan Ekosistem Alam di Tarakan, Telkom Gandeng AYS Indonesia
Inovasi 2 Dekade, Infobip Sebut Adopsi AI di Indonesia Meluas dari GenAI ke Agentic AI
Capcom Pastikan Konten Game Asli, AI Hanya Jadi Alat Produksi

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bak Rudal Iran, Langit Bekasi Memerah Kala SPBE Cimuning Meledak!
• 2 jam laludisway.id
thumb
BMKG: Tsunami Terdeteksi di Minahasa Utara 0,75 M dan di Belang 0,68 M
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Pertamina Jamin Stok Gas Elpiji Aman Meski SPBE Bekasi Terbakar
• 1 jam laludisway.id
thumb
Ratusan Warga Bolmong Raya Demo di Kantor Gubernur, Tuntut Penyelesaian Persoalan Krusial
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Trump Ancam Mundur, Benarkah AS Bisa Keluar dari NATO?
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.