MANADO, KOMPAS.TV - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengungkapkan dampak gempa yang terjadi di Sulawesi Utara (Sulut) dan Maluku Utara (Malut), Kamis (2/4/2026).
Ia menyebut gempa tersebut menimbulkan satu korban jiwa dan kerusakan bangunan ringan sampai berat.
"Dari Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Provinsi, itu menyatakan dari dua provinsi, yang meninggal dunia baru satu," ungkapnya dalam konferensi persnya di Jakarta, Kamis, dipantau dari Breaking News KompasTV.
Namun, ia mengatakan pihaknya akan tetap mencari kemungkinan korban lain.
Suharyanto mengungkap gempa tersebut juga menyebabkan puluhan bangunan mengalami kerusakan ringan sampai sedang.
"Yang rusak berat tadi dilaporkan Gedung KONI di Kota Manado," ujarnya.
Baca Juga: Update Gempa Malut dan Sulut, Presiden Prabowo Minta Evakuasi Warga Terdampak jadi Prioritas Utama
Ia menyatakan pihaknya masih akan melakukan pendataan lebih lanjut.
Suharyanto juga mengatakan akan segera bertolak ke lokasi terdampak dengan membawa berbagai kebutuhan dasar bagi masyarakat, seperti pakaian, shelter, air bersih, juga anggaran.
Suharyanto menyatakan pemerintah pusat akan tetap membantu meski status kedaruratan ditetapkan oleh pemerintah daerah.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- gempa
- gempa malut
- gempa sulut
- bnpb
- basarnas
- gempa hari ini





