CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Ketua Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar, Melinda Aksa, memimpin rapat koordinasi bersama jajaran camat dan lurah dalam upaya memperkuat penanganan sampah berbasis kolaborasi. Pertemuan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Kamis (2/2/2026).
Rapat ini turut dihadiri Camat Wajo, Lurah Malimongan Tua, Lurah Butung, pengelola TPS3R Malimongan Tua, pengelola urban farming, hingga Ketua Kelompok Tani. Forum ini menjadi wadah diskusi terbuka terkait berbagai persoalan pengelolaan sampah di tingkat wilayah.
Dalam pemaparannya, para camat mengungkapkan sejumlah kendala di lapangan, terutama keterbatasan armada pengangkutan sampah yang hingga kini masih menjadi tantangan utama dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Menanggapi hal tersebut, Melinda Aksa menekankan pentingnya pengaturan jadwal operasional pengangkutan sampah yang lebih efektif dan terkoordinasi agar pelayanan kebersihan dapat berjalan optimal.
Ia juga mendorong percepatan pembentukan bank sampah di tingkat RT/RW di seluruh wilayah. Selain itu, sinergi dengan Bank Sampah Unit (BSU) pusat dinilai penting untuk mempermudah proses pengangkutan dan pengelolaan sampah secara berkelanjutan.
Tak hanya itu, Melinda turut mengarahkan agar setiap wilayah segera melakukan pendataan sektor horeka (hotel, restoran, dan kafe) yang beroperasi di wilayah masing-masing. Data tersebut akan menjadi dasar dalam mendorong edukasi serta peningkatan kesadaran pelaku usaha dan masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri.
Di sisi lain, keberadaan TPS3R diharapkan lebih difokuskan pada pengolahan sampah organik sehingga mampu mengurangi volume sampah sejak dari sumbernya.
“Permasalahan sampah tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan komitmen dua arah antara pemerintah dan masyarakat. Kolaborasi inilah yang menjadi kunci agar pengelolaan sampah di Kota Makassar dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan,” tegasnya.




