Update Kasus Pengeroyokan di Cafe Valery Rantepao Toraja Utara: Tidak Hanya TNI, Oknum Polisi Juga Diduga Terlibat

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, TORAJA UTARA – Kasus pengeroyokan yang terjadi di Cafe Valery, Kota Rantepao, Toraja Utara, memasuki babak baru. Video aksi kekerasan yang viral di Facebook tersebut diduga tidak hanya melibatkan oknum TNI. Akan tetapi, juga oknum polisi Polres Toraja Utara.

Peristiwa yang terjadi pada Rabu (1/4/2026) malam itu memperlihatkan seorang pria dikeroyok oleh sedikitnya tiga orang berbadan tegap. Dalam rekaman tersebut, korban tampak dihujani pukulan hingga hantaman kursi dan meja. Bahkan, seorang wanita yang berusaha melerai kejadian tersebut turut terkena pukulan.

Berdasarkan potongan video terbaru yang diperoleh Harian Fajar, tampak seorang pria berambut gondrong yang diduga oknum anggota Polri melemparkan kursi hingga tong sampah besi ke arah korban. Terpantau lebih dari satu anggota Polres Toraja Utara berada di tempat kejadian perkara (TKP), meski peran masing-masing dari mereka masih didalami.

Respons Polres Toraja Utara

Hingga berita ini diturunkan, Kapolres Toraja Utara, AKBP Stephanus Luckyto Andry Wicaksono, belum memberikan keterangan resmi. Namun, Kasi Propam Polres Toraja Utara, Iptu Damianus Nisa, mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan internal.

“Laporan sudah diterima di Pamapta. Saat ini kami sedang mendalami dengan mengumpulkan bukti-bukti terkait keterlibatan oknum anggota. Jika terbukti, pihak Reskrim yang akan memproses secara pidana. Kanit Provos juga sedang memeriksa saksi-saksi,” ujar Iptu Damianus kepada Harian Fajar, Kamis (2/4/2026).

Dandim Amankan 5 Anggota

Secara terpisah, Dandim 1414 Tana Toraja, Letkol Inf Armal, menyatakan sikap tegas terhadap anggotanya yang terlibat. Ia memastikan bahwa seluruh personel TNI yang berada dalam video tersebut telah diamankan untuk diproses secara hukum.

“Pihak Kodim sudah menerima laporan dari korban. Anggota yang terlibat sudah kami tahan dan akan diproses sesuai aturan. Saat ini mereka sedang menjalani pemeriksaan (BAP),” tegas Letkol Armal, Kamis sore.

Ia menyebutkan ada lima personel Kodim 1414 Tana Toraja yang tengah diproses. “Kami selidiki sejauh mana keterlibatan mereka. Sanksi akan diberikan sesuai dengan peran masing-masing. Terkait inisial, pangkat, maupun jabatan, saat ini belum bisa kami ungkapkan,” tambahnya.

Dugaan Pemicu Kejadian

Informasi mengenai pengeroyokan ini viral setelah dibagikan oleh sejumlah akun Facebook, salah satunya akun Bongga Karadeng. Berdasarkan keterangan versi saksi di media sosial, insiden tersebut diduga dipicu oleh hal sepele.

Oknum yang terlibat diduga meminta satu botol minuman kepada tamu di salah satu meja cafe. Karena permintaan tersebut tidak direspons, sekelompok pria tersebut langsung melakukan penyerangan terhadap korban.

Hingga saat ini, pihak pemilik Cafe Valery maupun korban belum memberikan pernyataan resmi terkait kronologi lengkap peristiwa yang meresahkan warga Rantepao tersebut. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BRI Super League: Menjamu Persijap di Kediri, Persik Bertekad Langsung Tancap Gas
• 14 jam lalubola.com
thumb
Petinggi Iran Tewas Berturut-turut, Trump: Negosiasi Berlangsung, Rezim Saat Ini Sudah Berganti
• 8 jam laluerabaru.net
thumb
Kememkum Ingatkan Kreator Konten Pahami Aturan Hak Cipta
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Presiden Prabowo Hadiahkan Kris Berwarna Emas ke Presiden Lee
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Polisi: 6 Korban Kebakaran Gudang Gas Elpiji di Bekasi Dirawat di RS
• 19 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.