TNI Kerahkan Pasukan Bantu Penanganan Gempa Sulawesi Utara

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Nirmala Hanifah

TVRINews, Sulawesi Utara 

Tentara Nasional Indonesia (TNI) bergerak cepat usai adanya gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang Sulawesi Utara pada Kamis, 2 April 2026 hari ini. Di mana, Kepala Pusat Penerangan TNI, Aulia Dwi Nasrullah menuturkan sejumlah personel langsung diterjunkan ke berbagai titik terdampak untuk membantu penanganan darurat.

Lebih lanjut, ia menuturkan usai adanya gempa tersebut jajaran Kodam XIII/Merdeka segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna mempercepat penanganan di lapangan.

“Berbagai upaya dilakukan, mulai dari evakuasi korban, pendataan kerusakan, pembersihan puing-puing bangunan, hingga membantu masyarakat yang terdampak secara langsung,” kata Kapuspen TNI, Aulia

Ia juga mengatakan, jika di kota Manado, personel dari Korem 131/Santiago bersama Kodim 1309/Manado difokuskan pada proses evakuasi serta pembersihan bangunan yang rusak akibat gempa, termasuk di area sekitar GOR KONI Sario. Bantuan juga diberikan kepada warga yang terdampak langsung.

Kemudian, di Kota Bitung, pasukan dari Kodim 1310/Bitung dan Yonif TP 916/BS turut melakukan penanganan rumah rusak berat serta memberikan edukasi kepada warga setelah muncul gelombang tsunami kecil di wilayah pesisir Lembeh dan Kasawari.

“Penanganan juga dilakukan di wilayah Minahasa dan Minahasa Tenggara. Personel TNI dikerahkan untuk membantu warga sekaligus memantau kondisi guna mengantisipasi kemungkinan gempa susulan,” terangnya 

Dikesempatan yang sama, Pangdam XIII/Merdeka, Mirza Agus, menegaskan seluruh personel bergerak secara terpadu untuk memastikan penanganan berjalan optimal.

“Kami telah mengerahkan personel di wilayah terdampak untuk membantu proses penanganan pascagempa. Mulai dari evakuasi, pembersihan, hingga pendataan kerusakan dilaksanakan secara terpadu,” ujarnya.

Selain fokus pada penanganan, TNI juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada serta mengikuti informasi resmi dari BMKG.

Seiring berjalannya waktu, kondisi di wilayah terdampak mulai berangsur stabil. Aktivitas masyarakat perlahan kembali berjalan, sementara TNI terus melakukan pemantauan dan dukungan lanjutan untuk memastikan proses pemulihan berjalan dengan aman dan cepat.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Korban Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi Ada 17 Orang, Alami Luka Bakar Lebih dari 50 Persen
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Halalbihalal PNUP, Perkuat Kebersamaan dan Dorong Kinerja Unggul
• 23 jam laluharianfajar
thumb
IHSG Diproyeksi Menguat ke 7.300, Simak Rekomendasi Saham yang Bisa Dicermati
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Foto: Sakura Seoul Mekar Lebih Awal, Warga dan Wisatawan Langsung Berburu Foto
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Gus Ipul Pastikan ASN untuk Pelayanan Publik di Kemensos Tak WFH, Ini Daftarnya
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.