Atasi Penumpukan Sampah Jakarta, Pramono Teken Izin Pembangunan 2 PLTSa Baru

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan pihaknya menandatangi surat persetujuan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

Upaya ini dilakukan Pramono untuk mengatasi persoalan sampah yang ada di Jakarta. Adapun dua lokasi PLTSa itu berada di Bantargebang dan Tunjungan.

Baca Juga :
Pramono Larang ASN WFH di Kafe Tiap Jumat: Kalau Langgar, Dibina atau Dibinasakan!
Pramono: Pejabat Madya hingga Petugas Damkar Tak Ikut WFH, Bertugas Seperti Biasa

“Secara resmi saya sudah menandatangani surat kepada Menteri Pangan, kepada Menko Pangan dan Menteri LH untuk dua lokasi (PLTSa), yaitu di Bantargebang dan Tunjungan," kata Pramono kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis, 2 April 2026.

Pramono menuturkan, kedua PLTSa itu disiapkan untuk menampung sampah dengan kapasitas ribuan ton.

"Kedua lokasi itu akan dibangun pembangkit listrik tenaga sampah dengan kapasitas antara 3.000 sampai dengan 4.000 ton per hari,” tutur dia.

Selain itu, pembangunan PLTSa di Sunter juga akan segera dikebut. Jika pembangunan berjalan lancar maka dia meyakini hal ini dapat menjadi solusi penanganan sampah di Jakarta.

“Setiap hari sampahnya yang untuk feeder PLTSa ini kurang lebih 7.000 ton. Kalau nanti ada satu lagi sekitar 10.000 ton, maka persoalan sampah di Jakarta secara otomatis akan tertangani," tutur dia.

Terlebih, berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2025, harga jual untuk setiap kilowatt hour (kWh) tenaga listrik yang dihasilkan PLTSa kepada PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) senilai 0,20 dollar AS.

Sehingga, menurut Pramono hal ini akan menarik banyak pihak untuk berlomba-lomba dalam membangun PLTSa. 

Baca Juga :
Tegas! Pramono Minta Kebijakan WFH Tak Ganggu Pelayanan Publik
Pramono Bersyukur WFH ASN Hari Jumat Bukan Rabu, Kenapa?
Cegah Kemacetan di Tanjung Priok, Pemprov DKI Siapkan Lahan 5 Hektare untuk Parkir Kontainer

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Aturan Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan 3 April 2026, Libur Wafat Yesus Kristus
• 10 jam laludisway.id
thumb
MU, Barca, atau Klub Mana pun tak Perlu Bermimpi Goda Harry Kane Tinggalkan Bayern Munchen
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Wajibkah Memilih Mazhab Fikih?
• 10 jam lalurepublika.co.id
thumb
Detik-Detik Prabowo Disambut Wapres Gibran saat Tiba di Indonesia Usai Kunjungan ke Jepang-Korsel
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Jadwal dan Link Daftar Ulang IPB SNBP 2026, 3.601 Maba Diterima
• 5 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.