Gempa 7,6 Magnitudo Guncang Sulut-Malut, Ini Ciri Tiap Kekuatan Gempa

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Gempa bumi berkekuatan 7,6 Magnitudo mengguncang Sulawesi Utara (Sulut) dan Maluku Utara (Malut), pada Kamis pagi, 2 April 2026. Gempa tersebut sempat berpotensi tsunami sebelum akhirnya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencabut pengumuman tersebut.

Gempa bumi adalah getaran yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam secara tiba-tiba yang menciptakan gelombak seismik. Gempa Bumi biasanya disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi).

Baca Juga :

Gempa Sulut dan Malut, Presiden Instruksikan Layanan Cepat dan Penyelamatan Warga
Selain Magnitudo, kekuatan gempa juga dapat dihitung berdasarkan Intensitas. Jika Magnitudo melihat skala gempa pada sumber, Intensitas menghitung skala gempa berdasarkan dampaknya.

Jika Magnitudo dinyatakan dalam Skala Ritcher, Intensitas dinyatakan dalam Modified Mercally Intensity (MMI) dari skala I-XII. Sebagai informasi, hitungan Magnitudo tidak selalu sama dengan Intensitas. Sebagai contoh, berdasarkan unggahan X @InfoBMKG, Intensitas gempa di Sulut-Malut berkisar antara III-VI MMI.


Informasi Gempa Sulut-Malut. Foto Unggahan X @InfoBMKG

Mengutip Buku Saku Mengenal Gempa Bumi & Tsunami yang dikeluarkan BMKG, berikut ciri intensitas tiap skala gempa bumi.

I MMI
  • Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang.
II MMI
  • Getaran dirasakan oleh beberapa orang.
  • Benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
III MMI
  • Getaran dirasakan nyata dalam rumah.
  • Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
IV MMI
  • Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, sedangkan di luar oleh beberapa orang.
  • Gerabah pecah.
  • Jendela/pintu berderit dan dinding berbunyi.
V MMI
  • Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk dan orang banyak terbangun.
  • Gerabah pecah.
  • Barang-barang terpelanting.
  • Tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang.
  • Bandul lonceng dapat berhenti.
VI MMI
  • Getaran dirasakan oleh semua penduduk dan kebanyakan semua terkejut dan lari keluar.
  • Plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak.
  • Kerusakan ringan.
VII MMI
  • Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan konstruksi yang baik.
  • Pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak, bahkan hancur.
  • Cerobong asap pecah.
  • Terasa oleh orang yang berkendara.

Kerusakan akibat Gempa 7,6 Magnitudo di Sulut-Malut. Foto Istimewa


VIII MMI
  • Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi yang kuat.
  • Retak-retak pada bangunan dengan konstruksi kurang baik.
  • Dinding dapat lepas dari rangka rumah.
  • Cerobong asap pabrik dan monumen roboh.
  • Air menjadi keruh.
IX MMI
  • Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus, dan banyak retak.
  • Rumah tampak agak berpindah dari pondasinya.
  • Pipa-pipa dalam rumah putus.
X MMI
  • Bangunan dari kayu yang kuat rusak.
  • Rangka rumah lepas dari pondamennya.
  • Tanah terbelah.
  • Rel melengkung.
  • Tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.
XI MMI
  • Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri.
  • Jembatan rusak.
  • Terjadi lembah.
  • Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama sekali.
  • Tanah terbelah.
  • Rel melengkung sekali.
XII MMI
  • Hancur sama sekali.
  • Gelombang tampak pada permukaan tanah.
  • Pemandangan menjadi gelap.
  • Benda-benda terlempar ke udara.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gus Ipul Akan Sanksi ASN Plesiran Saat WFH: Turun Pangkat-Tukin Tak Cair
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
BBW Makassar 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Jutaan Buku Berkualitas dan Diskon hingga 90 Persen
• 9 jam laluterkini.id
thumb
Kalemdiklat Polri Sebut Anggaran-Kurikulum Jadi Hambatan Pendidikan Polisi
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Mudik 2026 Sukses, Komisi III DPR Puji Kinerja Kapolri-Kakorlantas
• 5 jam lalujpnn.com
thumb
Trihari Suci: Menyalakan Harapan bagi Bangsa
• 6 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.