Brilio.net - Wilayah Lebanon Selatan kembali memanas dan membawa duka bagi bangsa Indonesia. Dalam dua hari berturut-turut, tiga prajurit terbaik TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) UNIFIL dilaporkan gugur akibat serangan di zona konflik. Insiden pertama terjadi pada Minggu (29/3/2026) di dekat Adchit El Qousair, di mana tembakan artileri militer Israel (IDF) dan Hizbullah mengenai posisi pasukan dan menyebabkan satu prajurit meninggal dunia.
Keesokan harinya, Senin (30/3/2026), ledakan kembali menghantam konvoi logistik dan pengawalan kendaraan UNIFIL di kawasan Bani Hayyan yang merenggut nyawa dua prajurit lainnya. Pihak PBB telah mengonfirmasi peristiwa tragis ini, sementara investigasi mendalam tengah dilakukan untuk mengidentifikasi pelaku dan motif serangan terhadap pasukan perdamaian tersebut.
BACA JUGA :
Profil 3 prajurit TNI yang gugur di Lebanon dalam misi perdamaian UNIFIL
Sosok Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar
Kapten Inf Zulmi Aditya
foto: X/@tni_ad
Salah satu prajurit yang gugur dalam peristiwa tersebut adalah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar. Ia merupakan perwira dari satuan elite Grup 2 Kopassus (Sandi Yudha) yang berbasis di Kartasura, Jawa Tengah. Lulusan Akademi Militer tahun 2015 ini berpulang pada usia 34 tahun saat mengemban amanah sebagai Komandan Kompi Task Force B.
BACA JUGA :
TNI Siaga 1 akibat konflik Timur Tengah: Kronologi, isi Telegram, dan apa artinya buat kita
Dalam misi UNIFIL, Zulmi memegang peranan krusial dalam memimpin operasi mobile reserve serta pengawalan logistik di area rawan. Berlatar belakang pendidikan Manajemen Pertahanan, Zulmi dikenal sebagai sosok perwira yang cerdas dan berdedikasi tinggi.
5 Potret Kenangan dan Testimoni Sahabat KaribKepergian Zulmi menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan sahabat. Melalui akun Instagram pribadinya, @widisenala, sahabat karib sang kapten sejak masa sekolah, Widi Senalasari, membagikan momen-momen lawas yang menyentuh hati.
Dalam keterangan unggahan potret lawasnya bersama Zulmi dan kawan-kawan yang lain, Widi menuliskan betapa bingung dan deg-degannya ia mendengar gugurnya sang sahabat. Pikiran Widi terlempar langsung pada istri dan anak-anak mendiang Zulmi yang ditinggalkan.
Berikut adalah 5 poin potret kenangan yang menggambarkan kepribadian Kapten Zulmi, dikutip brilio.net dari Instagram @widisenala, Kamis (2/4/2026).
1. Persahabatan Masa Sekolah yang Hangat
Kapten Zulmi Aditya Iskandar
foto: Instagram/@widisenala
Widi mengenang masa muda mereka yang sederhana namun penuh makna. Dalam unggahannya, ia menuliskan, "Hai Zul! Lihat-lihat foto jaman dulu, indah banget ya. Hidup rasanya penuh dengan tawa dan bahagia. Kegiatan sehari-hari cuma nongkrong di koridor atau rumah temen-temen. Main kesana sini tanpa bener-bener harus berhadapan dengan “hidup” itu sendiri."
2. Saksi Perjuangan Menuju Akademi Militer
Kapten Zulmi Aditya Iskandar
foto: Instagram/@widisenala
Sebagai sahabat dekat, Widi menjadi saksi hidup bagaimana Zulmi berjuang keras untuk meraih mimpinya menjadi abdi negara.
Ia menyampaikan rasa terima kasihnya melalui kutipan, "Zul, makasih banyak udah mewarnai hari-hari dulu dengan persahabatan yang indah. Seru banget bisa jadi temen Zulmi dan nemenin langsung proses persiapan untuk masuk akmil dulu."
3. Transformasi Menjadi Sosok yang Bijak
Kapten Zulmi Aditya Iskandar
foto: Instagram/@widisenala
Seiring bertambahnya usia dan tanggung jawab sebagai prajurit, karakter Zulmi terus berkembang menjadi pribadi yang lebih religius dan dewasa.
"Masih ingat gmn suara Zulmi yang udah berapa tahun aku ga denger. Senyum, ketawa, bercandanya. Terakhir-terakhir ketemu, Zulmi udah jadi sosok yang beda banget — in a good way.
Jauh lebih taat, lebih bijak, lebih serius
Mungkin karena realita yang kita hadapi sehari-hari udah jauh berbeda," tulis Widi.
4. Sosok Ayah dan Anak yang Rendah Hati
Kapten Zulmi Aditya Iskandar
foto: Instagram/@widisenala
Melalui kunjungan ke rumah duka, terungkap pesan mendalam dari ayahanda mendiang Zulmi mengenai sifat asli sang perwira.
Widi menceritakan, "Kemarin aku udah ketemu Bibah, si kuat yang kamu sayang sekali. Ketemu juga sm Mama dan Ayah Zulmi, sama Huza dan Alma yang super lucu lagi babbling terus. Keluarga super baik dan kuat. Sebelum pulang kemarin, Om titip pesen supaya kita jadi anak baik kaya Zulmi, hormat dan patuh sama orang tua, dan jangan sombong. Zulmi ga pernah sombong."
5. Harapan dan Doa Terakhir untuk Sang Pahlawan
Kapten Zulmi Aditya Iskandar
foto: Instagram/@widisenala
Keyakinan bahwa Kapten Zulmi gugur dalam keadaan mulia menjadi penguat bagi orang-orang yang ditinggalkan.
"InsyaAllah, Zulmi pulang dengan cara yg indah. Allah angkat derajat Zulmi dan nama Zulmi harum seIndonesia, bahkan sedunia. Pahlawan untuk semua. Walau berat sekali, kita semua bahagia karena insyaAllah Zulmi syahid ya Zul. Nanti, ketemu lagi pas udah sampe Cimahi. We all love and respect you so much!" ungkap Widi menutup pesannya.
Penghormatan Negara bagi Prajurit TNISebagaimana dikutip dari Liputan6, Kapten Zulmi Aditya Iskandar sebenarnya dijadwalkan menyelesaikan penugasan internasionalnya dan kembali ke Indonesia pada 30 Mei 2026. Ia adalah satu dari tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian dunia di bawah bendera UNIFIL pada Maret 2026. Dua prajurit lainnya adalah Praka Farizal Rhomadhon dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.
Panglima TNI Jenderal Agus Subianto memastikan negara memberikan penghormatan tertinggi berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa Operasi Militer Selain Perang (KPLB OMSPA) Anumerta serta medali "Dag Hammarskjold”.
FAQ (Frequently Asked Questions)1. Apa itu Satgas UNIFIL dalam misi perdamaian di Lebanon?UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) adalah pasukan perdamaian PBB yang bertugas menjaga stabilitas di perbatasan Lebanon dan Israel (Blue Line), memastikan akses kemanusiaan, serta mendukung angkatan bersenjata Lebanon.
2. Apa makna dari penghargaan Medali Dag Hammarskjold?Medali Dag Hammarskjold adalah penghargaan anumerta tertinggi dari PBB yang diberikan kepada personel militer, polisi, atau warga sipil yang gugur saat bertugas dalam operasi pemeliharaan perdamaian PBB.
3. Bagaimana prosedur pemulangan jenazah prajurit TNI yang gugur di luar negeri?Pemulangan dilakukan melalui koordinasi antara Markas Besar TNI, Kementerian Luar Negeri, dan otoritas PBB. Jenazah biasanya diterbangkan dengan protokol militer penuh dan disambut dengan upacara penghormatan saat tiba di Tanah Air.
4. Apa perbedaan kenaikan pangkat reguler dengan KPLB OMSPA Anumerta?KPLB OMSPA Anumerta diberikan sebagai bentuk apresiasi khusus kepada prajurit yang gugur dalam tugas operasi militer selain perang, di mana pangkat yang bersangkutan dinaikkan satu tingkat lebih tinggi dari pangkat terakhir yang disandang.





