Menkraf: 130 Juta Tiket Bioskop Terjual Sepanjang 2025, 60 Persennya Film Nasional

idxchannel.com
21 jam lalu
Cover Berita

Industri film nasional menunjukkan tren positif dengan capaian sekitar 130 juta tiket bioskop terjual sepanjang 2025.

Menkraf: 130 Juta Tiket Bioskop Terjual Sepanjang 2025, 60 Persennya Film Nasional. (Foto Yuwantoro Winduajie/IMG)

IDXChannel — Industri film nasional menunjukkan tren positif dengan capaian sekitar 130 juta tiket bioskop terjual sepanjang 2025. Bahkan, 60 persen di antaranya merupakan film Indonesia.

Menteri Ekonomi Kreatif (Menkraf) Teuku Riefky Harsya mengatakan, capaian ini menjadi sinyal kuat tingginya minat masyarakat terhadap karya anak bangsa, sekaligus peluang besar untuk terus meningkatkan kualitas industri film.

Baca Juga:
Film Buatan Gamer YouTuber Ini Raup Pendapatan Rp844 Miliar, Simak Fakta Uniknya

"Film Indonesia ini berkembang dengan pesat. Tahun lalu sendiri itu ada sekitar 130 juta tiket bioskop terjual dan 60 persennya itu menonton film nasional," ujarnya saat menghadiri screening film Pelangi di Mars bersama Kabinet Merah Putih di Plaza Senayan, Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Dia mengungkapkan, perkembangan industri film Indonesia tidak hanya terlihat dari jumlah penonton, tetapi juga inovasi teknologi yang mulai diadopsi dalam produksi film.

Baca Juga:
Rilis Belum Sebulan, Project Hail Mary Jadi Film Terlaris Kedua di Dunia Maret 2026

"Film Pelangi di Mars dengan teknologi Advanced Unreal Engine tapi digunakan untuk film dengan memberikan pengalaman immersive experience bagi penontonnya," ujar Riefky.

Baca Juga:
10 Film Terlaris di Dunia Maret 2026, Film China Menduduki Urutan Pertama

Menurutnya, penggunaan teknologi tersebut membuat penonton seolah-olah ikut berada di dalam cerita, seperti berada di dalam pesawat luar angkasahingga menjelajahi planet Mars. 

Dia juga menyoroti besarnya kolaborasi dalam produksi film tersebut yang melibatkan sekitar 300 animator dan 500 kru selama lima tahun pengerjaan.

Lebih lanjut, Riefky mengatakan, tren positif juga berlanjut pada 2026. Bahkan, hingga awal tahun ini, jumlah penonton sudah mendekati 15 juta tiket dengan sekitar separuhnya menyaksikan enam film nasional yang dirilis saat libur Lebaran, termasuk Pelangi di Mars.

"Jadi antusiasme penontonnya ada, demand-nya ada, supply-nya ada, tetapi perlu dukungan kita semua agar semakin berkualitas dan sustain," katanya.

Dia menambahkan, Kementerian Ekonomi Kreatif akan terus mendorong pertumbuhan industri melalui berbagai dukungan, mulai dari fasilitasi akses pasar, pendanaan, hingga pembiayaan berbasis kekayaan intelektual.

Riefky pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung film nasional agar tidak hanya berjaya di dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing di kancah global.

"Jadi peran Kementerian Ekonomi Kreatif tentu kami akan terus memberikan dukungan, termasuk fasilitasi akses pasar, akses pendanaan, dan juga pembiayaan terhadap hasil kreativitas berbasis kekayaan intelektual," katanya.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
23 Daerah di Jawa Tengah Berpotensi Cuaca Ekstrem Jumat 3 April
• 10 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Daftar Lengkap Saham Paling Terkonsentrasi di BEI: BREN, RLCO, DSSA hingga AGII
• 8 jam lalukatadata.co.id
thumb
Percepat Penyelenggaraan Sekolah Rakyat, LAN Pastikan Dikembangkan Secara Berkelanjutan
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Breaking News! Gempa Besar M5,2 Guncang Maluku Utara
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Polisi Tangkap Driver Taksi Online yang Cabuli Penumpangnya, Begini Modusnya
• 2 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.