Jakarta: Juara bertahan MotoGP, Marc Marquez mulai mengakui dominasi pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi yang baru saja meraih kemenangan di MotoGP Amerika Serikat 2026 di Circuit of The Americas, Minggu, 29 Maret 2026 akhir pekan kemarin.
Kemenangan tersebut menjadi yang kelima secara beruntun bagi Bezzecchi sejak akhir musim lalu, sekaligus yang ketiga berturut-turut pada musim ini.
Sebaliknya, Marquez masih kesulitan menemukan performa terbaiknya. Ia baru meraih satu kemenangan di Sprint Race dan belum pernah menang di balapan utama dalam delapan seri terakhir.
Di GP AS, Marquez hanya finis ke-17 pada Sprint Race dan finis di posisi kelima di sesi balapan utama.
Baca Juga :
Menangi MotoGP Amerika Serikat, Bezzecchi Nyaman di Puncak Klasemen
Bezzecchi saat ini kokoh di puncak klasemen dengan 81 poin, sementara Marquez tertahan di posisi kelima dengan 45 poin.
"Bezzecchi dalam performa luar biasa dan tak terkalahkan,” puji Marquez.
"Kami harus cari tahu mengapa kami tak punya kecepatan pada Minggu, sementara di Sprint bisa bertarung dan mendekati Aprilia, yang sebaliknya, lebih cepat dan konsisten dari kami di Grand Prix," lanjutnya.
Marquez juga mengungkapkan dirinya masih terkendala cedera bahu kanan yang dialami sejak MotoGP Indonesia 2025 kemarin. Kondisi fisik ini turut mempengaruhi performanya.
"Setelah cedera, kondisi 100% selalu berbeda, dan benturan di lengan kanan saya pada hari Jumat tidak membantu. Bagaimanapun, saya sekarang akan memiliki waktu tiga minggu untuk pulih," pungkas Marquez.
Cek Berita dan Artikel yang lain di





