WASHINGTON, KOMPAS.TV - Pernyataan kontroversial diungkapkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengejek Presiden Prancis Emmanuel Macron karena didorong istrinya.
Namun, pernyataan Trump itu memunculkan kemarahan dan disebut sebagai bentuk frustasi atas minimnya bantuan NATO dan sekutunya di Eropa pada perang Iran.
Apalagi, ia juga mulai berpikir menarik mundur AS dari aliansi pertahanan Barat tersebut.
Baca Juga: Iran Ledek AS-Israel, Sebut Senjata hingga Amunisi Teheran Masih Tersedia dan Tersembunyi
“Saya tak membutuhkan mereka, namun saya akan tetap bertanya,” kara Trump dalam video yang sempat diposting saluran Youtube Gedung Putih, Rabu (1/4/2026), sebelum kemudian dihapus, seperti dilansir dari The Independent.
“Saya menghubungi Prancis, Macron, yang istrinya memperlakukannya dengan buruk. Masih memulihkan diri dari pukulan di rahang,” tuturnya.
Sempat viral, Macron yang terlihat didorong istrinya saat akan turun dari pesawat kenegaraan saat melakukan kunjungan ke Vietnam.
Macron pun kemudian menanggapi ledekan Trump dengan menyebutnya tak elegan dan tidak sesuai.
Kemarahan atas pernyataan Trump muncul dari politikus di seluruh Prancis.
Bahkan pihak oposisi Macron, turut membela Presiden Prancis itu dari serangan Trump.
Penulis : Haryo Jati Editor : Gading-Persada
Sumber : The Independent
- donald trump
- emmanuel macron
- nato
- mengejek
- iran
- prancis





