Jukir Liar di Blok M Bikin Pengunjung Terpaksa Bayar Tambahan meski Ada Parkir Resmi

kompas.com
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Masih banyak masyarakat yang terpaksa membayar parkir ganda saat berkunjung ke kawasan Blok M, Jakarta Selatan.

Pantauan Kompas.com di lokasi pada Kamis (2/4/2026) malam, beberapa pengendara menghampiri tukang parkir tak resmi dan memberikan uang pecahan Rp 1.000 atau Rp 2.000 tanpa diminta.

Ada pula pengendara sepeda motor yang memberikan uang parkir sebelum jukir membantu memindahkan motornya agar lebih mudah dibawa keluar.

Baca juga: Pengunjung Keluhkan Minim Petunjuk Parkir Resmi di Kawasan Blok M

Seorang pengunjung, Rafael (20), mengaku cukup terganggu dengan keberadaan jukir liar.

Namun, ia juga merasa kasihan karena jukir tersebut mengandalkan pekerjaan ini untuk mencari nafkah.

“Sebenarnya sih mengganggu ya, cuma mau gimana lagi, mungkin karena lapangan pekerjaan sedikit, jadi ya mau enggak mau abangnya kerja di sini,” ujar Rafael kepada Kompas.com di lokasi, Kamis (2/4/2026).

Akibatnya, Rafael selalu membayar uang parkir tambahan, karena ia sendiri tidak mengetahui adanya tempat parkir resmi di kawasan Blok M.

Baca juga: Masih Ada Parkir Liar di Blok M, Jukir: Kami Enggak Pernah Paksa Bayar

Saat masuk dari loket, ia langsung menuju area yang terlihat ramai sepeda motornya diparkirkan.

Rafael dan temannya, Athea (19), berharap petugas terkait melakukan patroli rutin untuk menjaga Blok M dari jukir liar.

Mereka juga menilai perlu adanya tambahan lahan parkir resmi, mengingat kawasan ini selalu ramai dikunjungi.

“Kurang (efektif) sih. Harusnya ada pengecekan secara berkala sih paling. Jadi jangan cuma dikasih surat pernyataan doang,” tutur Athea.

Baca juga: Satpol PP Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Glodok, 60 Motor Kena Operasi Cabut Pentil

Sama halnya dengan Rafael, Bima (27) juga sering terpaksa membayar parkir ganda meski tidak diminta.

Saat ingin mengeluarkan sepeda motornya secara mandiri, sering muncul jukir liar yang “membantu” dia.

“Ya suka tiba-tiba ada yang narikin dari belakang. Kan enggak enak kalau enggak dikasih, jadi spontan aja,” ungkap Bima.

Bima mengetahui keberadaan parkir resmi.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Dishub Sidak Juru Parkir Liar yang Getok Tarif hingga Rp 20.000 di Kembangan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gempa 7,6 Magnitudo Guncang Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Ini Arahan Prabowo
• 8 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kemenkes Rutin Lakukan Surveilans Antisipasi Covid Cicada Masuk Indonesia
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Program Kampung Nelayan Diklaim Bakal Mampu Produksi 2,15 Juta Ton Ikan/Tahun
• 18 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Ragam Inspirasi Bisnis untuk Kendaraan Niaga Ringan, Bakal Hadir di GIICOMVEC 2026
• 17 jam lalumedcom.id
thumb
Kemenhut-AFoCO pacu pengembangan proyek karbon dan perhutanan sosial
• 22 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.