Libur Paskah, Penyeberangan Ambon–Seram Dibuka 24 Jam

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: PT ASDP Indonesia Ferry memastikan layanan penyeberangan di lintasan Hunimua–Waipirit beroperasi 24 jam selama libur Paskah, mulai 3-5 April 2026. Langkah itu untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat dari Pulau Ambon ke Pulau Seram, Maluku.

"Pengoperasian layanan 24 jam pada lintas Hunimua–Waipirit ini merupakan bentuk komitmen ASDP dalam memastikan aksesibilitas dan kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan," kata Direktur Utama ASDP Heru Widodo di Jakarta, Kamis, 2 April 2026, melansir Antara.

Ia menegaskan kebijakan tersebut merupakan strategi berbasis pengalaman, dengan mengacu pada keberhasilan pola operasional serupa saat angkutan Lebaran 2026 yang terbukti efektif dalam mengurai kepadatan dan mendistribusikan arus penumpang serta kendaraan secara lebih merata.


Foto udara kapal penyeberangan ferry yang melayani lintasan Hunimua–Waipirit demi kelancaran mobilitas masyarakat dari Pulau Ambon ke Pulau Seram, Maluku. ANTARA/HO-ASDP

Menurutnya, dengan dukungan kesiapan armada serta koordinasi yang solid bersama seluruh pemangku kepentingan, pihaknya optimistis layanan penyeberangan selama periode Paskah dapat berjalan aman dan lancar khususnya di wilayah Maluku.

"Di wilayah kepulauan, setiap pergerakan bukan sekadar perjalanan, melainkan penghubung kehidupan," ujarnya.

Ia menerangkan, sepanjang Januari hingga Maret 2026, lintasan Hunimua–Waipirit mencatatkan kinerja yang impresif dengan melayani 150.331 penumpang dan 124.078 unit kendaraan. Dominasi kendaraan roda dua tercatat sebanyak 85.893 unit, disusul kendaraan roda empat sebanyak 25.849 unit.

"Angka ini menegaskan peran strategis lintasan sebagai urat nadi konektivitas antarwilayah sekaligus mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan ASDP," ucap Heru.

Baca Juga :

Long Weekend Paskah, KAI Daop 6 Yogyakarta Siapkan 7 KA Tambahan
Dalam operasionalnya, lintasan itu dilayani armada andal seperti KMP Inelika, KMP Terubuk, KMP Sardinela, KMP Tanjung Kakao, dan KMP Rokatenda, dengan waktu tempuh rata-rata sekitar 1 jam 30 menit.

"Skema layanan 24 jam ini dirancang untuk menjaga kelancaran distribusi serta memberikan fleksibilitas perjalanan bagi pengguna jasa secara berkelanjutan," jelas Heru.

Terpisah, General Manager ASDP Cabang Ambon Syamsuddin Tanassy mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan memanfaatkan pembelian tiket melalui kanal resmi Ferizy. Langkah itu krusial untuk mengurangi potensi kepadatan di pelabuhan serta memastikan proses keberangkatan berlangsung tertib dan efisien.

“Perencanaan perjalanan sejak dini dan pembelian tiket melalui Ferizy menjadi kunci kelancaran layanan,” jelas Syamsuddin.

Dengan kesiapan operasional yang matang dan sinergi kuat bersama seluruh pemangku kepentingan, lanjut Syamsuddin, ASDP terus menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan penyeberangan yang andal, adaptif, dan berkelanjutan.

"Sehingga menghubungkan pulau, menggerakkan ekonomi, serta memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar di setiap momentum penting," kata Syamsuddin.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Panggil Muhammad Suryo Pengusaha Sebagai Saksi Kasus Korupsi Bea Cukai
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
KPK Periksa Bos Perusahaan di Kasus PN Depok, Dalami Alur Perintah Suap
• 16 jam lalukompas.com
thumb
Dalih Jaksa Kasih Brownies ke Amsal Sitepu Murni Kemanusiaan, Bukan Intimidasi
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Gempa Bumi Magnitudo 7,6 Guncang Bitung Sulut, Berpotensi Tsunami 
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Indonesia Mantapkan Posisi di ASEAN, Promosikan Pariwisata di NATAS Travel Fair 2026
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.