KPAI minta lembaga penyiaran wujudkan siaran ramah anak

antaranews.com
20 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menekankan pentingnya transformasi dunia penyiaran nasional menuju ekosistem penyiaran yang lebih berorientasi pada kepentingan publik dan ramah anak.

"Momentum Hari Penyiaran Nasional 2026 harus menjadi titik balik untuk menggeser paradigma dari sekadar mengejar popularitas dan rating program menuju penyajian konten yang berkualitas dan bertanggung jawab," kata Anggota KPAI Kawiyan dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Baca juga: Siaran TV digital akan dilengkapi fitur ramah anak

KPAI memandang bahwa selama ini orientasi sebagai lembaga penyiaran masih cenderung bertumpu pada capaian rating dan share semata.

Akibatnya, tidak sedikit konten siaran yang mengabaikan aspek edukatif, nilai moral, serta kepentingan terbaik bagi anak.

Menurut dia, seluruh ekosistem media, termasuk lembaga penyiaran, harus memperkuat komitmen dan tanggung jawab dalam memastikan anak-anak terlindungi dari paparan konten yang tidak layak.

KPAI menekankan bahwa penyiaran memiliki peran strategis sebagai garda depan dalam membentuk karakter, nilai, dan masa depan generasi bangsa.

"Sebagai bentuk dukungan kepada regulasi yang memberikan perlindungan kepada anak di ranah digital, lembaga penyiaran juga harus mendukung implementasi PP Tunas dengan cara mengawasi pelaksanaan PP Tunas dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat," kata Kawiyan.

Baca juga: KPI dan KPPPA bentuk rencana aksi siaran ramah anak dan perempuan

Baca juga: KPI minta lembaga penyiaran perbanyak siaran ramah anak

Selain itu, pihaknya juga meminta pengiklan tidak hanya mempertimbangkan besaran audiens, tetapi juga kualitas program yang menjadi tempat penayangan iklan.

"Dukungan terhadap program-program siaran yang edukatif, inspiratif dan ramah anak akan menjadi investasi jangka panjang bagi terciptanya generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing," kata Kawiyan.

Upaya ini penting, karena penyiaran tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga instrumen penting dalam pendidikan publik dan pembentukan karakter bangsa.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lebaran Betawi 2026 Akan Digelar Pekan Depan
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Prabowo Raih Komitmen Investasi Rp 574 Triliun dari Jepang dan Korsel
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
UIN Jakarta Tingkatkan Kualitas Lulusan Sesuai Kebutuhan Zaman
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
Usai Tersingkir di Miami Open, Iga Swiatek Gaet Eks Pelatih Rafael Nadal
• 11 jam lalumedcom.id
thumb
BRI Pastikan Layanan Tetap Berjalan Normal Usai Gempa M7,6 Guncang Bitung
• 20 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.