Keputusan ini diambil tak lama setelah Swiatek tersingkir di putaran kedua Miami Open 2026 karena kalah dari Magda Linette. Tren negatif tersebut menjadi titik evaluasi penting yang mendorong perubahan di tim pelatihnya.
"Selamat datang di tim, Francisco. Sangat gembira menyongsong babak baru ini," tulis Swiatek melalui Instagram pribadinya seperti dilansir Antara.
Langkah Besar Usai Hasil Mengecewakan
Swiatek mengakhiri kerja sama dengan Wim Fissette pada akhir Maret setelah 18 bulan kebersamaan. Dalam periode tersebut, ia sempat meraih gelar Wimbledon dan mulai mengembangkan gaya bermain yang lebih agresif.
Namun, perubahan itu juga membawa tantangan. Swiatek kerap terjebak di antara dua gaya bermain, terutama saat berada di bawah tekanan. Hal ini membuat performanya menjadi kurang konsisten dan lebih mudah ditebak.
Sentuhan Taktis dari Eks Pelatih Nadal
Kehadiran Roig diharapkan memberi pendekatan baru yang lebih teknis dan fleksibel. Pengalamannya bersama tim Rafael Nadal menjadi nilai tambah penting.
Roig pernah bekerja dengan Toni Nadal, Marc Lopez, dan Carlos Moya dalam perjalanan meraih puluhan gelar Grand Slam. Ia juga sempat melatih Matteo Berrettini dan Emma Raducanu sebelum bergabung dengan Swiatek.
Target Kebangkitan di Turnamen Berikutnya
Swiatek kini menatap Stuttgart Tennis Grand Prix sebagai ajang pembuktian. Kerja sama dengan Roig diharapkan mampu mengembalikan konsistensi sekaligus meningkatkan variasi permainan.
Langkah ini menjadi awal fase baru dalam karier Swiatek. Ia berambisi kembali ke performa terbaik dan bersaing di level tertinggi tenis dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)





