FAJAR, MAKASSAR — Dinas Pendidikan Kota Makassar terus mendorong penguatan kapasitas kepala sekolah melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Kompetensi Kepala Sekolah yang digelar selama tiga hari, 2–4 April 2026.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang peningkatan kompetensi, tetapi juga ruang refleksi bagi para kepala sekolah dalam menghadapi dinamika pendidikan yang terus berkembang.
Kepala Bidang (Kabid) GTK DR Muh Yunus Sunusi, menegaskan, bimtek ini sangat penting untuk membekali kepala sekolah agar mampu menjadi pemimpin yang adaptif dan inovatif.
“Saat ini kepala sekolah tidak cukup hanya mengandalkan pengalaman, tetapi juga perlu pembekalan melalui bimbingan teknis seperti ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, perubahan paradigma kepemimpinan menjadi salah satu hal krusial. Menurutnya, model kepemimpinan otoriter sudah tidak relevan dengan kondisi pendidikan saat ini.
Dalam bimtek tersebut, peserta dibekali sejumlah materi strategis, salah satunya transformasi budaya reflektif melalui instructional coaching antar guru.
Kepala sekolah diajak memetakan keunggulan setiap guru dan tenaga kependidikan, sehingga penugasan dapat dilakukan secara tepat dan berdampak pada peningkatan kinerja.
Bimtek ini juga mengangkat strategi penguatan ekosistem sekolah ramah anak melalui pendekatan positive discipline. Paradigma disiplin yang sebelumnya berbasis
“Dengan adanya bimtek ini, kita ingin kepala sekolah menjadi lebih percaya diri, lebih profesional, dan mampu membawa perubahan positif di sekolahnya masing-masing,” tutupnya.




