JAKARTA, KOMPAS.TV - Kenaikan harga minyak dunia berpotensi memberi tekanan besar terhadap anggaran negara dan daya beli masyarakat. Ekonom Senior INDEF, Aviliani, menilai jika harga minyak dunia terus naik, tekanan terhadap APBN akan semakin besar.
Kenaikan tersebut berpotensi memicu lonjakan subsidi energi yang belum tentu sepenuhnya siap diantisipasi.
Dampak lanjutan juga bisa dirasakan oleh dunia usaha dan harga kebutuhan masyarakat. Aviliani menekankan, persoalan utama bukan hanya subsidi, melainkan daya beli masyarakat.
Ia mengusulkan penciptaan lapangan kerja sebagai penyangga utama ekonomi masyarakat. Jika tidak diantisipasi, kondisi ini dinilai berpotensi memicu risiko sosial.
"Jadi mungkin perlu dibangun proyek infrastruktur atau apapun di daerah untuk kesempatan kerja. Kenapa? Ini harus menjadi bumper utama,” ungkapnya.
Bagaimana menurut Anda?
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/9DI00APczvU
#iran #USA #indonesia
Penulis : Elisabeth-Widya-Suharini
Sumber : Kompas TV
- AVILIANI
- INDONESIA
- EKONOMI
- PERANG
- IRAN





