RI Beli Jet Tempur Turki KAAN Pakai Utang Luar Negeri

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menyebut, pembelian pesawat tempur KAAN dari Turkish Aerospace Industries akan dilakukan melalui pinjaman luar negeri.

Melansir Antara, Jumat (3/4/2026), Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Sekretariat Jenderal Kemenhan Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait membenarkan bahwa Indonesia secara resmi telah meneken kontrak awal untuk rencana pembelian pesawat tempur generasi ke lima tersebut dari Turki.

"Untuk KAAN, sudah ada kontrak awal dalam jumlah terbatas yang saat ini masih dalam proses aktivasi melalui mekanisme pinjaman luar negeri bersama Kementerian Keuangan," kata Rico saat dikonfirmasi Antara, Kamis (2/4/2026).

Menurut informasi yang beredar, Indonesia akan membeli 48 unit pesawat jet tempur KAAN dan dikabarkan mulai dikirim pada 2032.

Saat ditanya hal terkait hal tersebut, Rico belum bisa menjelaskan secara terperinci. Dia juga tidak menjelaskan berapa anggaran yang dikeluarkan untuk membeli pesawat tempur itu.

"Pengadaan akan dilakukan bertahap sesuai kesiapan anggaran dan kebutuhan TNI," ujarnya.

Baca Juga

  • Turki Bakal Jual 48 Jet Tempur Kaan ke Indonesia
  • 3 Pesawat Tempur Rafale Tiba di Indonesia, Ditempatkan di Pekanbaru
  • 2 Pesawat Tempur TNI AU Uji Coba Landasan Pacu di Tol Trans Sumatra

Beredar informasi bahwa Indonesia menyepakati pembelian 48 pesawat tempur KAAN. Informasi itu diunggah akun instagram khusus informasi bidang pertahanan @isds.indonesia.

Unggahan akun instagram tersebut menyebut bahwa kontrak pembelian pesawat tempur itu diteken pihak Kementerian Pertahanan dan Turkish Aerospace Industries saat gelaran pameran IDEF di Istanbul, Turki pada pertengahan 2025.

Akun instagram itu juga menyebut nilai kontrak pembelian pesawat tempur sebesar US$15 miliar atau Rp251 triliun.

Sebelumnya, berdasarkan rilis Kemenhan, Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin menyaksikan penandatanganan kontrak implementasi antara Pemerintah Republik Indonesia dan pemerintah Turki untuk pengadaan 48 unit pesawat tempur nasional KAAN, dalam rangkaian pameran pertahanan internasional (IDEF) 2025 di Istanbul, Turki, Sabtu (26/7/2025).

Penandatanganan ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan government-to-government (G2G) yang telah ditandatangani sebelumnya pada 11 Juni 2025.

Melalui kontrak ini, Indonesia tidak hanya memperoleh alutsista berteknologi tinggi, tetapi juga mendapatkan peluang besar dalam pengembangan kapasitas industri pertahanan dalam negeri. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gugur Diserang Israel di Lebanon, Praka Farizal Rhomadhon Naik Pangkat Jadi Kopda Anumerta
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Gempa Hari Ini Magnitudo 5,1 Guncang Halmahera Barat Malut
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
GIICOMVEC 2026 Diramaikan Merek Baru, Persaingan Kendaraan Niaga Kian Dinamis
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Pemerintah Pastikan Uji Coba MLFF Dipersiapkan Matang
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
Patut Dicontoh, 4 Zodiak Ini Dikenal Paling Pandai Menabung
• 19 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.