Gugur Diserang Israel di Lebanon, Praka Farizal Rhomadhon Naik Pangkat Jadi Kopda Anumerta

rctiplus.com
7 jam lalu
Cover Berita
Gugur Diserang Israel di Lebanon, Praka Farizal Rhomadhon Naik Pangkat Jadi Kopda AnumertaNasional | inews | Kamis, 2 April 2026 - 23:30Dengarkan Berita

KULONPROGO, iNews.id – Pemerintah memberikan kenaikan pangkat luar biasa bagi para prajurit TNI yang gugur akibat serangan Israel di Lebanon, termasuk Praka Farizal Rhomadhon. Almarhum Praka Farizal kini menyandang pangkat Kopda Anumerta.

Selain kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi, jasad almarhum juga akan dikebumikan di Taman Makam Pahlawan (TMP) sebagai wujud penghargaan tertinggi dari negara atas jasanya menjaga perdamaian dunia. 

Personel Kodim 0731/Kulon Progo mulai melakukan berbagai persiapan untuk prosesi pemakaman militer bagi Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon. Komandan Brigif 25/Siwah, Kolonel Infanteri Dimar Bahtera, mengonfirmasi bahwa seluruh prosedur dilakukan sesuai keputusan Panglima TNI. 

"Sesuai keputusan negara, yang bersangkutan dinaikkan pangkat KPLB (Kenaikan Pangkat Luar Biasa) menjadi Kopda. Beliau juga berhak dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Giripeni. Ini adalah simbol kehormatan dan edukasi bagi masyarakat serta motivasi bagi generasi mendatang," ujar Kolonel Inf Dimar Bahtera, Kamis (2/4/2026).

Baca Juga:Ini Alasan Kejagung Ajukan Banding atas Putusan Anak Riza Chalid

Meskipun awalnya pihak keluarga berencana memakamkan almarhum di pemakaman umum dekat rumah duka, namun setelah berdiskusi dengan pihak TNI, keluarga sepakat untuk memindahkan lokasi pemakaman ke TMP demi kehormatan almarhum.

Kebanggaan bagi Keluarga dan Masa Depan Anak

Mertua almarhum, Nor Khodik, menyatakan pihak keluarga telah ikhlas dan menyetujui arahan TNI agar Kopda Farizal dimakamkan di TMP.

"Setelah bermusyawarah, kami setuju dimakamkan di Makam Pahlawan. Kami masih menanti kedatangan jasad, kemungkinan hari Jumat sampai di Jakarta untuk acara di Mabes sebelum dikirim ke sini," ungkapnya. 

Hal senada disampaikan kakak ipar almarhum, Muhammad Fitra Abdul Aziz. Menurutnya, pemakaman di TMP merupakan bentuk kebanggaan bagi anak almarhum di masa depan. 

Hingga kini, pihak keluarga masih menunggu kepastian waktu kepulangan jasad almarhum. Mereka berharap pemerintah dapat melakukan percepatan proses pemulangan agar almarhum bisa segera dikebumikan di tanah kelahiran.

#yogya

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dokter Intership Meninggal karena Campak di RS Cianjur, KDM dan DPRD Bilang Begini
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Ditangkap!
• 13 jam laluliputan6.com
thumb
Christina: Kolaborasi KemenP2MI–Kemenkes Buka Akses Kerja Global Tenaga Kesehatan
• 12 jam lalutvrinews.com
thumb
Pecah Rekor, KAI Daop 1 Jakarta Layani 1,05 Juta Penumpang Selama Lebaran 2026
• 12 jam laluokezone.com
thumb
Debut Gila Eks Memphis Hustle! Darnell Cowart Langsung Cetak Double-Double untuk Tangerang Hawks
• 16 menit lalumedcom.id
Berhasil disimpan.