Menjelang Pelantikan DPP PATRIA 2025-2030, Gustaf Bertemu Profesor Purnomo Yusgiantoro, Begini Pesannya

jpnn.com
12 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Menjelang pelantikan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Alumni Margasiswa Republik Indonesia (PATRIA), Agustiinus Agustinus Tamo Mbapa (Gustaf) selaku ketua umum bersama jajarannya  beraudiensi dengan Profesor Purnomo Yusgiantoro di Kantor Purnomo Yusgiantoro Center, Jakarta Selatan, Rabu (1/4/2026).

Untuk diketahui, Profesor Purnomo Yusgiantoro merupakan mantan Menteri ESDM pada era pemerintahan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono serta menjadi Menteri Pertahanan di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II Presiden SBY dan kini menjadi Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Energi.

BACA JUGA: Bertemu Dirjen Bimas Katolik, Gustaf: Ketua KWI Pimpin Misa Pelantikan DPP PATRIA 2025-2030 dan Refleksi Nasional 2026

Dalam kesempatan itu, Gustaf sapaan akrabnya Ketua Umum DPP PATRIA mengatakan kedatangannya bersama jajaran bertujuan untuk mendapatkan pandangan terkait situasi ekonomi dan energi global akibat perang di Timur Tengah.

Gustaf juga mengundang Profesor Purnomo menghadiri dan memberikan sambutan pada acara Pelantikan DPP PATRIA 2025-2030 dan Refleksi Nasional 2026 yang berlangsung pada Sabtu, 11 April 2026 di Gedung Vokasi, Kementerian Ketenagakerjaan RI, Jalan Gatot Subroto No. 44 Jakarta.

BACA JUGA: Kemnaker dan DPP PATRIA Jajaki Peluang Kerja Sama untuk Atasi Persoalan Tenaga Kerja

Menurut Gustaf, Ketua Presidium Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC akan memimpin Misa Pelantikan DPP PATRIA 2025-2030 didampingi Pastor Moderator DPP PATRIA Romo Yohanes Wahyu Prasetyo, OFM dan beberapa pastor/Romo.

“Misa pelantikan (DPP PATRIA, red) dipimpin Ketua KWI yang juga Uskup Keuskupan Bandung. Jadi, konselebran adalah Mgr. Antonius Subianto Bunjamin,” ujar Gustaf, yang merupakan alumnus Program Magister Ilmu Politik Universitas Indonesia dan juga mantan Ketua Presidium DPC PMKRI Cabang Kupang.

BACA JUGA: Gustaf Tamo Mbapa Terpilih Aklamasi Jadi Ketum DPP PATRIA PMKRI Periode 2025-2030

Gustaf juga menyampaikan sejumlah tokoh akan hadir dalam acara seremonial pelantikan DPP PATRIA dan menjadi narasumber dalam Refleksi Nasional bertema “Sistem Politik, Ekonomi, Budaya, Ekologi, SDM dan Peran Pers Menuju Indonesia Emas 2045.

Adapun narasumber pada acara Refleksi Nasional berasal dari berbagai unsur baik pemerintah, legislatif, akademisi, pelaku usaha, tokoh pers.

Gustaf juga menyebut pihaknya mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan sambutan pada acara pelantikan DPP PATRIA sekaligus membuka kegiatan Refleksi Nasional 2026.

“Kami berharap kehadiran tokoh pemerintah, legislatif, akademisi, pelaku usaha, tokoh agama, dan media, forum ini menjadi salah satu ruang diskursus nasional yang kredibeol dan berdampak,” ujar Gustaf.

Merespons hal itu, Profesor Purnomo mengapreasi dan mendukung program kegiatan PATRIA.

Dalam kesempatn itu, Profesor Purnomo berbagi pengalaman serta memberikan pesan kepada jajaran DPP PATRIA.

Salah satunya, Profesor Purnomo berpesan  untuk mengenali diri sendiri dan mengenali linkungan.

Selain itu, Profesor Purnomo juga menekankan tentang manajemen kepemimpinan yang melayani.

Pada kesempatan itu, salah satu pendiri Universitas Pertahanan itu membagikan dua buku berjudul: “Purnomo Yusgiantoro di Hati Kami” dan buku kedua berjudul “Purnomo Yusgiantoro Sahabatku: Humanis, Humoris, Profesional”

Untuk diketahui PATRIA merupakan organisasi resmi alumni Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indoensia (PMKRI).

PATRIA sudah berbadan hukum sehinga memiliki legitimasi formal untuk menjalankan kegiatan organisasi secara sah di Indonesia.

Pada kesempatan audiensi, Gustaf hadir bersama Friederich Batari selaku Ketua Panitia Pelantikan DPP PATRIA 2025-2030 dan Refleksi Nasional 2026 serta jajaran panitia, yaitu Z Leander Ohoiwutun, Elizabeth Kusrini, Simon Resi dan Rama.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich Batari


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Garuda (GIAA) Buka Penerbangan Denpasar-Papua, Beroperasi Empat Kali Sepekan
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Indonesia Dapat Sinyal Positif, Rusia Bakal Pasok Minyak ke Tanah Air
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Perlukah Indonesia Menarik Pasukan Perdamaian dari UNIFIL?
• 18 jam laluokezone.com
thumb
Nasib Eropa di Tangan Pemilu Hungaria
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
Penanganan Cepat Pascagempa Malut-Sulut, Basarnas Kerahkan 3 Kantor SAR
• 9 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.