KPK Limpahkan Berkas Penyuap Pejabat Bea Cukai ke JPU, Segera Disidang

kumparan.com
14 jam lalu
Cover Berita

KPK melimpahkan berkas perkara 3 penyuap pejabat Ditjen Bea Cukai ke jaksa penuntut umum (JPU). Dengan demikian, mereka akan segera diadili dalam perkara ini.

"Penyidik melakukan limpah untuk tersangka barang bukti dan juga berkas penyidikannya untuk 3 tersangka pihak pemberi dalam perkara Bea Cukai," kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Kamis (2/4).

Ketiga tersangka yang dilimpahkan ke JPU, yakni:

Budi memaparkan, pelimpahan berkas ini dilakukan setelah penyidikan rampung dilaksanakan. Nantinya, jaksa akan menyusun surat dakwaan agar mereka bisa segera diadili.

"Kemudian Jaksa Penuntut Umum KPK memiliki batas maksimal 14 hari ke depan untuk menyiapkan berkas dakwaannya," jelas Budi.

"Sehingga ketika nanti berkas dakwaan sudah siap maka kemudian akan dilimpahkan ke persidangan," sambungnya.

Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

KPK sedang mengusut setidaknya dua kasus dugaan korupsi di Ditjen Bea Cukai. Kasus yang pertama, terkait dugaan suap jalur impor yang terungkap dalam OTT KPK pada 4 Februari 2026.

Perkara ini menjerat enam orang sebagai tersangka. Selain para pihak swasta, ada 3 pejabat Bea Cukai yang juga dijerat tersangka dalam kasus ini, yakni:

Dalam kasus ini, diduga ada pemufakatan jahat antara Orlando, Sisprian, dan pemilik PT Blueray John Field untuk mengatur perencanaan jalur importasi barang yang akan masuk ke Indonesia. PT Blueray merupakan perusahaan jasa perantara impor atau forwarder.

Kemudian, masih dalam perkara ini, KPK melakukan pengembangan dan mengusut adanya dugaan gratifikasi.

Dalam kasus kedua ini, KPK menjerat Budiman Bayu Prasojo selaku Kepala Seksi Intelijen Cukai P2 Direktorat Jenderal Bea Cukai sebagai tersangka.

Dia diduga memerintahkan anak buahnya Salida Asmoaji selaku pegawai pada Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai menerima dan mengelola uang dari para pengusaha.

Ada bukti uang sebesar Rp 5 miliar dalam lima koper yang tersimpan di sebuah safe house di Ciputat Tangerang Selatan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jalan Poros Yasin Limpo di Gowa Diperbaiki, Warga: Kini Lebih Aman dan Nyaman
• 5 jam laluterkini.id
thumb
Katedral Jakarta Siapkan 5.000 Kursi untuk Trihari Suci 2026
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kabar Baik! Wali Kota Munafri Arifuddin Pastikan PPPK Tak Dipangkas, Pemkot Fokus Perkuat PAD
• 23 jam laluharianfajar
thumb
Jaga Pangan, Gubernur Khofifah Instruksikan Mitigasi Kemarau di Jatim
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
Madrasah Buka Pendaftaran Murid Baru Lebih Awal
• 4 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.