FAJAR, MAKASSAR – Wisuda Universitas Hasanuddin (Unhas) periode April 2026 tidak hanya menjadi seremoni akademik biasa, namun bertransformasi menjadi momen penuh haru dan inspirasi.
Di balik ribuan wisudawan, terselip kisah luar biasa dari pasangan suami istri yang berhasil menaklukkan puncak studi akademik tertinggi secara bersama-sama di Departemen Teknik Elektro.
Pasangan inspiratif ini adalah Dr. Hidayatul Muttaqien, S.Kom., M.Kom dan Dr. Andi Hutami Endang, S.Kom., M.Kom.
Keberhasilan mereka meraih gelar Doktor (S-3) di waktu yang bersamaan menjadi bukti nyata bahwa harmoni rumah tangga bisa berjalan selaras dengan prestasi akademik.
Andi Hutami Endang mengatakan, perjalanan mereka tentu tidak mudah. Di tengah kesibukan mengurus rumah tangga dan tanggung jawab pekerjaan, keduanya harus berjibaku dengan riset teknik yang kompleks dan penulisan disertasi yang menguras energi.
“Namun, tantangan ini justru membuktikan bahwa dukungan moral dari pasangan adalah bahan bakar utama dalam menghadapi beratnya studi doktoral,” ucapnya.
Di balik toga dan senyum bahagia di hari wisuda, ada perjalanan panjang yang tak terlihat oleh banyak orang.
Rangkaian sidang mulai dari seminar proposal, seminar hasil, ujian tutup hingga sidang promosi menjadi medan tempur mental dan intelektual bagi pasangan ini.
Kata dia, tak jarang malam-malam mereka diisi diskusi mendalam, revisi berulang-ulang, hingga menyiapkan presentasi yang meyakinkan di hadapan para penguji.
Tak hanya itu, proses administrasi yang berliku turut menguji kesabaran dan ketelitian mereka. Mulai dari pengumpulan dokumen, pengisian berbagai formulir, hingga memastikan setiap persyaratan terpenuhi tepat waktu, semua dijalani dengan penuh tanggung jawab.
“Meski lelah, kami tetap saling menguatkan, percaya bahwa setiap rintangan adalah bagian dari mozaik keberhasilan yang akhirnya diraih bersama,” ungkapnya.
Momen wisuda tersebut juga istimewa karena departemen tempat mereka bernaung, turut mencetak sejarah baru.
Untuk pertama kalinya sejak berdiri, Program Studi Doktor Teknik Elektro Unhas berhasil meluluskan 8 orang Doktor baru sekaligus dalam satu periode wisuda.
“Capaian ini menjadi tonggak sejarah (milestone) penting bagi Unhas dalam memperkuat posisinya sebagai pusat keunggulan pendidikan teknik, khususnya di wilayah Indonesia Timur,” ucap Dr. Andi Hutami.
Delapan pakar baru ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjawab tantangan industri dan memajukan teknologi nasional.(wis)





