HARIAN FAJAR, JAKARTA – Veda Ega Pratama sempat curhat kepada sang ayah usai balapan Moto3 Amerika Serikat di Circuit of the Americas (COTA), Austin, Texas, pada Senin dini hari WIB, 30 April 2026. Kini, fokus Veda pada balapan di Jerez, Spanyol. Tidak muluk-muluk, pembalap Honda Team Asia itu mematok target 10 besar.
Sudarmono, ayah sekaligus mantan pembalap nasional, mengungkapkan bahwa Veda langsung menghubunginya setelah insiden tersebut. “Kemarin memang setelah balapan dia telepon lah. Masalahnya memang dia ada kesalahan, makanya ada slide, gasnya terlalu agresif,” katanya seperti dilansir Bola.com pada Rabu, 1 April 2026.
Lebih lanjut, Sudarmono menjelaskan bahwa kondisi sirkuit yang baru bagi Veda menjadi salah satu faktor kecelakaan tersebut. “Jadi (bagian) belakang motornya ada slide dan sirkuit (COTA) itu memang baru (untuk Veda). Dan mungkin kondisi terlalu belum terlalu hafal juga,” bebernya.
Mental dan Fisik Veda Tetap PrimaMeski mengalami crash untuk pertama kalinya di balapan Moto3, Sudarmono menegaskan bahwa kondisi mental dan fisik Veda tetap dalam keadaan baik. “Setelah crash, secara mental sih enggak masalah, karena itu untuk tahap belajar sih dan tambah pengalaman,” jelasnya.
“Setelah crash, kondisi Veda, aman sih, alhamdulillah enggak ada cedera,” tambah Sudarmono yang berharap sang anak dapat terus berkembang.
Harapan untuk Seri Berikutnya di JerezBalapan Moto3 akan memasuki jeda selama tiga pekan sebelum kembali dilanjutkan di Sirkuit Jerez, akhir April 2026. Sudarmono berharap Veda bisa menunjukkan performa lebih baik dan bersaing di posisi sepuluh besar.
“Dan keyakinan untuk di Jerez, menurut saya ya tetap belajar buat Veda. Tapi mudah-mudahan tetap dia yakin bisa di sepuluh besar, ya mudah-mudahan bisa lah di sepuluh besar. Itu aja sih targetnya,” pungkasnya optimis.





