Balas Ancaman Trump, Iran: Perang Terus Belanjut hingga AS Hadapi Penghinaan!

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

VIVA –Militer Iran menanggapi pernyataan terbaru Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dengan memperingatkan bahwa perang di Timur Tengah akan terus berlangsung hingga Amerika Serikat menghadapi apa yang disebut Iran sebagai humiliansi dan kekalahan permanen.

Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Ibrahim Zolfaghari mengancam akan melancarkan serangan yang lebih kuat, lebih luas, dan lebih merusak terhadap pasukan AS dan Israel. Dia juga menolak klaim Trump bahwa kemampuan Iran telah melemah secara signifikan.

Baca Juga :
AS Bakal Gelar Invasi Darat, Iran: Tak Ada Satupun Pasukan Musuh Boleh Selamat
Trump Sebut AS Bakal Serang Iran Hingga Kembali ke Zaman Batu, Pakar Ingatkan Hal Ini

Pernyataan ini muncul beberapa jam setelah Presiden AS mengatakan bahwa dalam dua hingga tiga minggu ke depan, Amerika Serikat akan membawa Iran kembali ke Zaman Batu.Trump juga mengklaim bahwa pasukan AS akan segera mencapai semua tujuan pertempuran mereka dengan sangat cepat.

“Kecerdasan kalian tentang kekuatan dan perlengkapan militer kami tidak lengkap. Kalian tidak tahu apa-apa tentang kemampuan strategis kami yang luas,” ujar Zolfaghari dalam pernyataan resmi tersebut dikutip dari laman NDTV, Jumat 3 April 2026.

Menanggapi langsung klaim Trump, Zolfaghari memperingatkan Washington untuk tidak menganggap bahwa pasukan AS telah menghancurkan situs produksi rudal strategis Iran. Ia menegaskan bahwa aset pertahanan penting, termasuk fasilitas produksi rudal, drone serangan jarak jauh dan presisi, sistem pertahanan udara modern, perang elektronik, serta kemampuan perang elektronik, tetap utuh dan beroperasi.

“Anggapan seperti itu justru akan semakin memperdalam kebuntuan yang telah kalian masuki,” katanya.

Dalam pidato yang disiarkan di televisi, Trump menyebut bahwa Iran hanya memiliki beberapa peluncur rudal tersisa dan kemampuan mereka untuk meluncurkan rudal maupun drone telah sangat dibatasi.

Menanggapi itu, pejabat Iran menekankan bahwa situs-situs yang dihantam AS tidak signifikan.

“Produksi militer strategis kami berlangsung di lokasi-lokasi yang kalian tidak ketahui dan tidak akan pernah bisa dicapai. Jangan repot-repot mencoba menghitung rudal, drone, dan sistem strategis kami, kalian pasti salah dan tidak akan menghasilkan apa pun,” kata dia,

Menuduh pasukan AS dan Israel sebagai pihak yang memulai permusuhan, pihak Iran menegaskan akan terus membalas. Juru bicara itu memperingatkan bahwa serangan berikutnya akan menyusul, menggambarkannya sebagai balasan tegas dan merusak terhadap apa yang dianggap Iran sebagai tindakan agresi.

Baca Juga :
Trump: AS Akan Serang Iran dengan Keras Sampai Kembali ke Zaman Batu
Kritik Trump, Macron Sebut Membuka Selat Hormuz Secara Paksa Tidak Realistis
Iran Peringati AS soal Invasi Darat: Musuh Tak Boleh Ada yang Selamat

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Investasi Nikel Fiktif: Hermanto Akui Tak Pernah Cek Tambang Nikel
• 23 jam lalurealita.co
thumb
Pemerintah Percepat Penerimaan MBG di Pesantren
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
LAN-Kemensos Dukung Pengembangan Sekolah Rakyat Terpadu
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ruang Lab SMK 5 Semarang Hangus Terbakar, Kerugian Rp 500 Juta
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
BNPB Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Sulut-Malut
• 15 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.