Satu ruang laboratorium di SMK 5 Semarang terbakar pada Kamis (2/4) malam sekitar pukul 21.23 WIB.
Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang, Tantri Pradono, mengatakan pihaknya mengerahkan 16 personel untuk memadamkan api.
Tantri menuturkan, proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam hingga api berhasil dipadamkan pada pukul 23.00 WIB.
"Ruangan yang terbakar cuma satu ruangan saja ruang laboratorium," ucap Tantri.
Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta.
"Tidak ada korban, namun kerugian kurang lebih Rp 500 juta," ucap Tantri.
Damkar Semarang mengimbau seluruh lembaga pendidikan untuk memenuhi standar keamanan kebakaran guna mencegah kejadian serupa.
“Diimbau kepada seluruh lembaga pendidikan, baik sekolah negeri maupun swasta mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, SMK hingga Perguruan Tinggi, agar setiap bangunan yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar wajib dilengkapi dengan sarana dan prasarana proteksi kebakaran sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.





