JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Papua Pegunungan meningkatkan kesiapsiagaan karena adanya potensi hujan lebat hingga sangat lebat pada Jumat (3/4/2026).
Potensi cuaca ekstrem itu terjadi akibat kombinasi dinamika atmosfer. Prakirawan BMKG, Lintang Alya N., menyebut sirkulasi siklonik berpotensi terbentuk di perairan barat Aceh dan Laut Banda. Sistem tersebut membentuk daerah konvergensi dan konfluensi di wilayah perairan terkait.
"Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik di sepanjang daerah konvergensi maupun konfluensi," kata Lintang dalam siaran BMKG.
BMKG juga mendeteksi terbentuknya daerah konvergensi lain di Samudra Hindia barat Bengkulu, Laut Timor, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.
Baca Juga: BMKG Prediksi El Nino Muncul Juli 2026, Kemarau Berpotensi Lebih Panas dan Kering
Sementara itu, daerah konfluensi membentang melewati Samudra Hindia barat Sumatera, Laut Andaman, perairan utara Aceh, Kalimantan, Maluku, Maluku Utara, Laut Arafuru, Laut Seram, Papua Barat, Papua, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.
Prakiraan Cuaca Kota-Kota Besar 3 April 2026BMKG juga merilis prakiraan cuaca di kota-kota besar Indonesia pada 3 April 2026.
Hujan Petir:
- Padang
- Bandar Lampung
- Mamuju
Hujan Sedang:
- Jayawijaya
- Merauke
Hujan Ringan:
- Medan
- Pekanbaru
- Bengkulu
- Palembang
- Pangkalpinang
- Jakarta
- Serang
- Bandung
- Semarang
- Yogyakarta
- Surabaya
- Samarinda
- Palangkaraya
- Banjarmasin
- Tanjung Selor
- Denpasar
- Kupang
- Makassar
- Palu
- Gorontalo
- Manado
- Kendari
- Ternate
- Ambon
- Sorong
- Manokwari
- Nabire
- Jayapura
Penulis : Danang Suryo Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- BMKG
- prakiraan cuaca
- sirkulasi siklonik
- hujan lebat
- cuaca 3 April 2026
- info cuaca





