Penulis: Fityan
TVRINews – Jakarta
Gereja Katedral menyiapkan kapasitas 5.000 jemaat dan pesan ekologis dalam rangkaian ibadat Trihari Suci
Gereja Katedral Jakarta memasuki puncak peringatan Trihari Suci 2026 dengan pesan mendalam mengenai krisis iklim.
Tahun ini, rumah ibadah ikonik di ibu kota tersebut menetapkan tema “Kepedulian kepada Keutuhan Alam Ciptaan” sebagai refleksi spiritualitas umat Katolik dalam menjaga bumi.
Manifestasi tema tersebut terlihat jelas pada dekorasi gereja yang mengusung konsep “Pertobatan untuk Merawat Bumi Kita Bersama”.
Sebagai aksi nyata, pihak Katedral menanam 16 pohon palem regu di area Plaza Kristus Raja, yang melambangkan kolaborasi antara Gereja Katedral dan 15 wilayah Paroki Santa Maria Diangkat ke Surga dalam upaya konservasi lingkungan.
Manajemen Kapasitas dan Alur Ibadat
Menghadapi lonjakan umat yang antusias mengikuti rangkaian Paskah, panitia telah menyediakan total 5.000 kursi yang tersebar di beberapa titik strategis kompleks gereja.
Humas Gereja Katedral Jakarta, Susyana Suwadie, menjelaskan bahwa distribusi jemaat akan dibagi untuk menjaga kenyamanan dan kekhidmatan ibadat.
“Kami menyediakan kapasitas kursi yang tersedia sebanyak 5.000, memanfaatkan berbagai ruangan yang ada serta tenda tambahan,” ujar Susyana saat memberikan keterangan resmi.
Dari total kapasitas tersebut, ruang utama gereja akan menampung 800 jemaat melalui sistem registrasi ketat. Area luar seperti Plaza Maria dan Gua Maria menyediakan 500 kursi, sementara tenda utama memiliki kapasitas terbesar yakni 3.000 kursi. Sisanya tersebar di Grha Pemuda lantai 1 dan 4.
Jadwal Perayaan Paskah 2026
Pasca peringatan Jumat Agung yang berlangsung khidmat 3 April 2026, akan dilanjutkan dengan Vigili Paskah (Sabtu Suci) pada 4 April 2026. Ibadat ini dibagi dalam dua sesi:
• Sesi I: Pukul 17.00 WIB (Dipimpin oleh Romo Macarius Maharsono Probho).
• Sesi II : Pukul 21.00 WIB (Dipimpin oleh Romo Yohanes Deodatus).
Puncak perayaan pada Hari Raya Paskah, Minggu, 5 April 2026, akan diawali dengan Misa Pontifikal pada pukul 08.30 WIB.
Misa ini memiliki makna spesial karena akan dipimpin langsung oleh Kardinal Ignatius Suharyo bersama Kuria Keuskupan Agung Jakarta (KAJ).
Bagi jemaat yang berhalangan hadir secara fisik, panitia menerapkan skema hybrid. Masyarakat dapat mengikuti prosesi secara daring melalui kanal YouTube resmi Komsos Katedral Jakarta dan Komsos Keuskupan Agung Jakarta.
Update Pasca-Jumat Agung: Refleksi dan Keamanan
Berdasarkan pantauan terkini di lapangan pasca-ibadat Jumat Agung 3 April, situasi di sekitar area Katedral sejak pagi ini terpantau kondusif dengan penjagaan protokol keamanan standar VVIP mengingat posisi gereja yang berseberangan dengan Masjid Istiqlal.
Fokus utama panitia kini beralih pada persiapan logistik untuk Misa Malam Paskah yang diprediksi akan menjadi titik puncak arus umat.
Pihak Katedral mengimbau jemaat untuk tetap menggunakan transportasi publik guna menghindari kepadatan di kantong parkir sekitar Lapangan Banteng dan tetap mengikuti arahan petugas keamanan di lokasi.
Editor: Redaksi TVRINews





