Kemenkes Siapkan Vaksinasi Campak untuk Nakes, Tunggu Lampu Hijau BPOM

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita
Seorang dokter menyiapkan vaksin campak untuk disuntikkan kepada balita di Puskesmas Ibrahim Adjie, Bandung, Jawa Barat, Jumat (27/3/2026). (Sumber: ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)

 

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah menyiapkan langkah untuk melindungi tenaga medis dan tenaga kesehatan (nakes) dari ancaman campak.

Program imunisasi khusus akan segera dijalankan setelah mendapat kejelasan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengenai studi efikasi vaksin campak bagi orang dewasa.

Hal yang menjadi perhatian utama karena selama ini, vaksin tersebut lebih dikenal untuk anak-anak.

"Jadi vaksinasi ini yang paling penting kan sebenarnya surat indikasinya. Itu kan untuk anak-anak, tapi sebenarnya ada studinya untuk orang dewasa. Kita minta dari klarifikasi dari BPOM dulu, bahwa vaksinasi ini memang ada studi efikasinya untuk orang dewasa," kata Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono di Jakarta, Rabu (1/3/2026), dikutip Antara.

Baca Juga: Jangan Keliru! Ini Bedanya Campak dan Rubella Menurut Dokter

Setelah mendapatkan kepastian dari BPOM, Kemenkes akan langsung bergerak cepat. Sasaran pertama adalah tenaga medis dan nakes yang berada di wilayah dengan tingkat kasus campak tertinggi.

Sepuluh daerah telah dipetakan sebagai prioritas awal, yakni Tangerang Selatan, Tangerang, Bima, Palembang, Pandeglang, Jakarta Barat, Depok, Palu, Serang, dan Jakarta Pusat.

Langkah ini dilakukan untuk menekan risiko penularan di lingkungan fasilitas kesehatan, yang menjadi salah satu titik rawan penyebaran.

"Setelah dilakukan vaksinasi yang tinggi, kita evaluasi apakah ada potensi untuk menyebarkan ke daerah yang lainnya," kata Dante.

Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Edy-A.-Putra

1
2
Show All

Sumber : Antara

Tag
  • imunisasi campak
  • kasus campak
  • vaksin campak
  • campak
  • penularan campak
  • vaksin campak untuk nakes
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Aset Syariah Tembus Rp3.100 Triliun, Inklusi Syariah Masih Jadi PR Besar
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
Hadapi Persija, Bhayangkara FC tanpa Ryo Matsumura dan Allan Cardoso
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Puncak Long Weekend, KAI Daop 1 Layani 30 Ribu Lebih Penumpang
• 37 menit lalutvrinews.com
thumb
Pemprov Babel Terapkan WFH Tiap Jumat, Gubernur Tegaskan ASN Tetap Disiplin
• 9 jam lalutvrinews.com
thumb
Awas, Bangunan Ini Bikin Daerah Sekitarnya Panas Mendidih
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.