Jakarta, tvOnenews.com - Gelandang muda Dewa United Banten FC, Ivar Jenner, mulai memasuki fase penting dalam kariernya setelah memutuskan melanjutkan kiprah di Indonesia. Ia menilai kesempatan bermain secara reguler menjadi alasan utama di balik kepindahannya pada paruh musim ini.
Pemain yang sebelumnya memperkuat FC Utrecht itu datang dengan harapan besar untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak. Keputusan tersebut diambil demi menjaga konsistensi penampilan sekaligus membuka ruang untuk berkembang.
Sejak mengenakan seragam Dewa United, Ivar Jenner sudah menjalani masa adaptasi selama kurang lebih dua bulan. Dalam periode itu, ia perlahan mulai menemukan ritme permainan bersama tim barunya.
Tak hanya berkiprah di kompetisi domestik, Ivar juga mendapat pengalaman tambahan di level Asia. Ia sempat tampil di ajang AFC Challenge League bersama klub yang bermarkas di Banten itu.
“Bagi saya, yang terpenting sekarang adalah menit bermain. Itulah alasan saya mengambil langkah ini agar bisa bermain di tim utama,” kata Ivar, dikutip dari laman resmi I.League, Kamis.
Secara statistik, kontribusi Ivar Jenner mulai terlihat meski belum sepenuhnya menjadi pilihan utama. Ia sudah mencatatkan enam penampilan dengan total waktu bermain mencapai 282 menit.
Performa tersebut rupanya cukup untuk menarik perhatian pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Namanya kembali masuk ke dalam daftar pemain untuk agenda internasional terbaru.
Ia dipanggil untuk memperkuat Garuda dalam ajang FIFA Series 2026. Turnamen itu sekaligus menjadi panggung awal bagi pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman.
Dalam dua laga uji coba melawan Saint Kitts dan Nevis serta Bulgaria, Ivar belum tampil sebagai starter. Ia lebih sering masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua.
Meski begitu, tambahan dua penampilan tersebut memperpanjang catatan caps Ivar bersama tim nasional. Kini, ia sudah mengoleksi total 20 caps sejak menjalani debut melawan Palestina pada era kepelatihan Shin Tae-yong.
Ivar menegaskan bahwa keputusannya bergabung dengan Dewa United bukanlah langkah jangka pendek. Ia sudah menyusun perjalanan kariernya agar bisa kembali ke Eropa dengan pengalaman yang lebih matang.




