Arema FC Tanpa Tujuh Pilar Utama saat Lawan Malut United

kumparan.com
10 jam lalu
Cover Berita

Arema FC harus kehilangan tujuh pemain jelang laga melawan Malut United. Selain penyerang Dalberto Luan Belo, Arema FC juga kehilangan sejumlah pemain di lini tengah dan belakang, karena hukuman kartu merah dan cedera.

Di lini belakang Arema FC sudah dipastikan tak akan diperkuat empat pemain asing yakni Walisson Maia, Betinho, Achmad Maulana Syarif, hingga Luiz Gustavo yang absen karena cedera. Di lini tengah Matheus Blade dan Pablo Oliveira dipastikan absen karena hukuman kartu merah. Total ada 7 pemain Singo Edan yang absen di laga melawan Malut United, Jumat (3/4).

Pelatih Arema FC Marcos Vinicius dos Santos Goncalves mengaku mau tak mau harus mempersiapkan timnya dalam keadaan tak ideal. Beruntung dari sisi waktu persiapan, ada jeda waktu yang cukup panjang setelah jeda pertandingan internasional.

"Persiapan kami luar biasa, tapi kami tahu besok ada tujuan pemain yang tidak bisa main, karena akumulasi sama cedera, tapi kami senang dua minggu persiapan luar biasa," kata Marcos Vinicius dos Santos Goncalves atau yang akrab disapa Marcos Santos, pada Kamis (2/4/2026).

Banyaknya pemain yang absen membuatnya harus meramu strategi ulang, khususnya di komposisi lini belakang. Tapi ia merasa beruntung timnya kedatangan beberapa pemain lokal bagus di paruh musim kedua seperti Hansamu Yama, Rio Fahmi, hingga Leo Guntara. Kehadiran mereka akan dimanfaatkan Marcos untuk menambal lini belakang Singo Edan, yang kerap kebobolan di laga kandang.

"Pemain belakang kami banyak yang tidak bisa main, ada Walisson Maia, Betinho, Blade, di tengah Pablo juga, tapi saya sudah berikan latihan khusus, dan meminta pemain fokus. Saya yakin itu jadi modal bagus dan membuat pemain lebih siap. Semoga bisa mendapatkan tiga poin," jelasnya.

Pelatih asal Brasil itu pun mewaspadai top skor Super League David Da Silva, yang kerap menyulitkan pemain belakang. Selain Da Silva, Ciro Alves, Tyronne Del Pino, dua Sayuri yakni Yakob Sayuri dan Yance Sayuri, yang kerap mendapat panggilan Timnas Indonesia, hingga Dimas Drajad, eks penggawa Timnas Indonesia U-19.

"Mereka tim bagus, tim besar, ada banyak pemain bagus di sana. Kami juga respek sama mereka. Tapi kami juga memiliki banyak pemain bagus, ada (Gustavo) Franca, Gabi, Arkhan. Kami fokus ke pertandingan, saya sudah menyiapkan skenario di latihan untuk mengantisipasinya," terangnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komisi III DPR Minta Jamwas Evaluasi Kejari Karo Terkait Kasus Amsal Sitepu
• 23 jam laluokezone.com
thumb
UB Terima 3.900 Siswa dari Jalur SNBP pada 2026
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Kemenko PM monitoring dan evaluasi pelaksanaan SRMA 22 Malang
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Tavares Ungkap 3 Pemain Persita Berpotensi Jadi Ancaman Persebaya
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Persiapan ke Tanah Suci, 1.700 Calon Jemaah Haji Pekanbaru Selesai Vaksinasi
• 8 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.