Setelah kegagalan Tim Nasional (Timnas) sepak bola Italia melaju ke final Piala Dunia 2026, Gabriele Gravina mengundurkan diri dari jabatannya sebagai presiden Federasi Speak Bola Italia (Federazione Italiana Giuoco Calcio/FIGC).
Kabar yang dirilis oleh laman resmi FIGC pada Kamis (2/4/2026) ini menyebutkan bahwa Gravina mengumumkan pelepasan jabatannya pada pertemuan di markas besar FIGC di Roma.
Beberapa perwakilan dari berbagai federasi turut hadir dalam kesempatan itu, seperti dari Serie A Ezio Maria Simonelli dan Serie B Paolo Bedin.
Gravina menyampaikan terima kasihnya kepada badan-badan federasi atas dukungan yang mereka berikan secara publik maupun pribadi untuknya.
Ia juga mengumumkan serta mengonfirmasi kehadirannya pada 8 April untuk melaporkan keadaan sepak bola Italia di hadapan Komite VII Bidang Kebudayaan, Sains, dan Pendidikan Dewan Perwakilan Rakyat.
Eks presiden FIGC itu akan menyampaikan secara keseluruhan dengan lengkap dan komprehensif mengenai kekuatan dan kelemahan sepak bola Italia, serta membahas beberapa masalah yang telah disinggung saat konferensi pers setelah pertandingan timnas di Zenica pada Selasa (31/3/2026).
Pengganti Gravina sendiri telah dijadwalkan untuk melakukan pemilihan presiden baru FIGC pada 22 Juni 2026.
Sebelumnya, Timnas Italia atau kerap disapa Gli Azzurri untuk ketiga kalinya tersingkirkan dari jajaran tim yang lolos ke putaran final Piala Dunia.
Mereka dinyatakan kalah terhadap Bosnia-Herzegovina pada final play-off kualifikasi zona Eropoa melalui adu tendangan penalti. (ant/vve/ipg)




