Terkini, Makasar — Musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi segera dimulai. Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia memastikan jadwal pemberangkatan jemaah haji dari Embarkasi Makassar akan dimulai pada 22 April 2026, dengan jemaah mulai masuk Asrama Haji Sudiang sehari sebelumnya.
Embarkasi Makassar kembali menjadi salah satu embarkasi terbesar di Indonesia yang melayani jemaah dari wilayah Indonesia Timur, seperti Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, mengatakan seluruh persiapan penyelenggaraan ibadah haji terus dimatangkan agar proses pemberangkatan hingga pemulangan berjalan lancar.
“Kami memastikan seluruh tahapan penyelenggaraan ibadah haji berjalan sesuai jadwal. Mulai dari kesiapan asrama haji, transportasi, layanan kesehatan, konsumsi, hingga dokumen perjalanan jemaah,” ujar Ikbal Ismail dalam keterangannya.
Ia menambahkan, meskipun kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah masih mengalami dinamika, pemerintah Indonesia bersama Pemerintah Arab Saudi memastikan pelaksanaan ibadah haji tetap berjalan sesuai rencana.
“Pemerintah Indonesia terus berkoordinasi dengan Pemerintah Arab Saudi agar seluruh proses pemberangkatan dan pelaksanaan ibadah haji berjalan aman dan lancar,” katanya.
Awal Perjalanan Haji Dimulai dari Asrama HajiPerjalanan ibadah haji para jemaah akan dimulai dari Asrama Haji Sudiang Makassar. Di lokasi ini, jemaah menjalani pemeriksaan kesehatan akhir, pembagian paspor dan dokumen perjalanan, pembagian gelang identitas, serta mengikuti pembekalan terakhir sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Jemaah dijadwalkan mulai masuk asrama pada 21 April 2026, sementara kloter pertama akan diberangkatkan pada 22 April 2026 menuju Madinah.
Tahun ini, Embarkasi Makassar dijadwalkan akan memberangkatkan jemaah dalam 43 kelompok terbang (kloter).
Pemberangkatan Dibagi Dua GelombangBerdasarkan jadwal resmi pemerintah yang tertuang dalam Keputusan Menteri Haji dan Umrah yang diperbarui pada Maret 2026, pemberangkatan jemaah haji Indonesia dibagi menjadi dua gelombang.
Gelombang I (Tujuan Madinah):22 April – 6 Mei 2026
Gelombang II (Tujuan Jeddah):7 Mei – 21 Mei 2026
Selama periode tersebut, jemaah yang berada di Madinah akan diberangkatkan secara bertahap menuju Makkah mulai 1 Mei hingga 15 Mei 2026. Seluruh kedatangan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi dijadwalkan selesai pada 21 Mei 2026.
Puncak Haji Akhir Mei 2026Memasuki puncak ibadah haji, seluruh jemaah akan mengikuti rangkaian ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina yang merupakan inti dari ibadah haji.
Jadwal puncak haji diperkirakan sebagai berikut:25 Mei 2026: Pemberangkatan jemaah ke Arafah
26 Mei 2026: Wukuf di Arafah
27 Mei 2026: Hari Raya Idul Adha
28–30 Mei 2026: Hari Tasyrik
Wukuf di Arafah menjadi momen paling penting dalam ibadah haji karena merupakan rukun haji yang tidak dapat ditinggalkan.
Pemulangan Jemaah Hingga 1 Juli 2026Setelah seluruh rangkaian ibadah selesai, jemaah akan dipulangkan ke Indonesia secara bertahap dalam dua gelombang.
Pemulangan Gelombang I: 1 Juni – 15 Juni 2026
Pemulangan Gelombang II: 16 Juni – 30 Juni 2026
Kedatangan terakhir jemaah di Indonesia: 1 Juli 2026
Dengan demikian, seluruh rangkaian penyelenggaraan ibadah haji Indonesia tahun 2026 berlangsung lebih dari dua bulan, mulai dari pemberangkatan hingga pemulangan terakhir jemaah ke Tanah Air.
Ikbal berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan baik dan kembali dalam kondisi sehat.
“Kami berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk, tertib, menjaga kesehatan, serta kembali ke Tanah Air sebagai haji yang mabrur,” ujarnya.
Pemerintah juga mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kondisi fisik, memperbanyak minum air, serta mengikuti seluruh arahan petugas haji selama berada di Arab Saudi.




